an online Instagram web viewer

#kajianislam medias

Photos

Ustadz Khalid Basalamah

MENYEMPURNAKAN SEPARUH AGAMA

Dari Anas bin Malik, Nabi bersabda, “Jika seseorang menikah, maka ia telah menyempurnakan separuh agamanya. Karenanya, bertakwalah pada Allah pada separuh yg lainnya.” (HR. Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman. Dishahihkan Syaikh al-Albani dalam as-Silsilah ash-Shahihah no. 625)

MENIKAH AKAN MEMBUAT SESEORANG LEBIH MERASAKAN KETENANGAN

Allah berfirman, “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya.” (QS. Ar-Ruum: 21)

JANGAN KHAWATIR, ALLAH YANG AKAN MENCUKUPKAN RIZKI

Allah berfirman, “Dan kawinkanlah orang-orang yg sendirian di antara kamu, dan orang-orang yg layak (berkawin) dari hamba sahayamu yg lelaki dan hamba sahayamu yg perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. An Nuur: 32)

MENIKAH AKAN LEBIH MENJAGA KEMALUAN DAN MENUNDUKKAN PANDANGAN

Rasulullah bersabda, “Wahai para pemuda, barangsiapa yg memiliki kemampuan, maka menikahlah. Karena itu lebih akan menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Barangsiapa yg belum mampu, maka berpuasalah karena puasa itu bagai obat pengekang baginya.” (HR. Bukhari no. 5065 dan Muslim no. 1400)

NIKMAT DAN BERPAHALA

Dari Abu Dzar, Nabi bersabda, “Dan hubungan intim di antara kalian adalah sedekah.” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana bisa mendatangi istri dengan syahwat (disetubuhi) bisa bernilai pahala?” Ia berkata, “Bagaimana pendapatmu jika ada yg meletakkan syahwat tersebut pada yg haram (berzina) bukankah bernilai dosa? Maka sudah sepantasnya meletakkan syahwat tersebut pada yg halal mendatangkan pahala.” (HR. Muslim no. 1006)

HARUS DIDASARI NIAT, BUKAN HANYA MELAMPIASKAN SYAHWAT

Dari Sa’ad bin Abi Waqqosh, Rasulullah bersabda, “Tidaklah nafkah yg engkau cari untuk mengharapkan wajah Allah kecuali engkau akan diberi balasan karenanya, sampai apa yang engkau masukkan dalam mulut istrimu.” (HR. Bukhari no. 56)

Judul full kajian: Dosa besar ke-95

Simak video kajian islam lainnya di  @dakwah.vidgram

#yayanabuahmad
#kajianislam
Ustadz Khalid Basalamah MENYEMPURNAKAN SEPARUH AGAMA Dari Anas bin Malik, Nabi bersabda, “Jika seseorang menikah, maka ia telah menyempurnakan separuh agamanya. Karenanya, bertakwalah pada Allah pada separuh yg lainnya.” (HR. Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman. Dishahihkan Syaikh al-Albani dalam as-Silsilah ash-Shahihah no. 625) MENIKAH AKAN MEMBUAT SESEORANG LEBIH MERASAKAN KETENANGAN Allah berfirman, “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya.” (QS. Ar-Ruum: 21) JANGAN KHAWATIR, ALLAH YANG AKAN MENCUKUPKAN RIZKI Allah berfirman, “Dan kawinkanlah orang-orang yg sendirian di antara kamu, dan orang-orang yg layak (berkawin) dari hamba sahayamu yg lelaki dan hamba sahayamu yg perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. An Nuur: 32) MENIKAH AKAN LEBIH MENJAGA KEMALUAN DAN MENUNDUKKAN PANDANGAN Rasulullah bersabda, “Wahai para pemuda, barangsiapa yg memiliki kemampuan, maka menikahlah. Karena itu lebih akan menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Barangsiapa yg belum mampu, maka berpuasalah karena puasa itu bagai obat pengekang baginya.” (HR. Bukhari no. 5065 dan Muslim no. 1400) NIKMAT DAN BERPAHALA Dari Abu Dzar, Nabi bersabda, “Dan hubungan intim di antara kalian adalah sedekah.” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana bisa mendatangi istri dengan syahwat (disetubuhi) bisa bernilai pahala?” Ia berkata, “Bagaimana pendapatmu jika ada yg meletakkan syahwat tersebut pada yg haram (berzina) bukankah bernilai dosa? Maka sudah sepantasnya meletakkan syahwat tersebut pada yg halal mendatangkan pahala.” (HR. Muslim no. 1006) HARUS DIDASARI NIAT, BUKAN HANYA MELAMPIASKAN SYAHWAT Dari Sa’ad bin Abi Waqqosh, Rasulullah bersabda, “Tidaklah nafkah yg engkau cari untuk mengharapkan wajah Allah kecuali engkau akan diberi balasan karenanya, sampai apa yang engkau masukkan dalam mulut istrimu.” (HR. Bukhari no. 56) Judul full kajian: Dosa besar ke-95 Simak video kajian islam lainnya di @dakwah.vidgram #yayanabuahmad  #kajianislam 
BERBAGI MAKANAN, BERBAGI REZEKI
.

Alhamdulillah Terang Jakarta, @korps.garuda & SBSV sedang menjalankan program Food Bank Ramadhan pada bulan suci ini SETIAP HARI NYA. .
.

Mari sama sama kita bahagiakan saudara muslim kita dengan memberi makanan berbuka untuk mereka. .
.

Rasulullah bersabda: "Barangsiapa yang memberi makanan berbuka bagi orang yang berpuasa, maka baginya pahala yang semisal orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut sedikit pun.” (HR. At Tirmidzi)
.

Semakin banyak rezeki yang kita sedekahkan, Insya Alloh semakin berlipat pahala yang kita terima
. 
Berikan sedekah harian terbaik mu melalui rekening :
BNI Syariah 0553669889 atas nama Sadewo Yudho
.

Jazakumullohu Khairon katsiron,
. 
Semoga Alloh memudahkan tangan kita untuk membantu kepada sesama di bulan yang suci ini, dibulan yang penuh akan keberkahan.
.
#TerangJakarta #friend #istiqomah #muslim #deen #hijrah #jadwal #timeline #terangjakarta #kajian #moslem #jakarta #silaturahmi #dakwah #daawah #love #kajianislam #GenerasiMudaHijrahKarenaAllah #beraniberhijrah
BERBAGI MAKANAN, BERBAGI REZEKI . Alhamdulillah Terang Jakarta, @korps.garuda & SBSV sedang menjalankan program Food Bank Ramadhan pada bulan suci ini SETIAP HARI NYA. . . Mari sama sama kita bahagiakan saudara muslim kita dengan memberi makanan berbuka untuk mereka. . . Rasulullah bersabda: "Barangsiapa yang memberi makanan berbuka bagi orang yang berpuasa, maka baginya pahala yang semisal orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut sedikit pun.” (HR. At Tirmidzi) . Semakin banyak rezeki yang kita sedekahkan, Insya Alloh semakin berlipat pahala yang kita terima . Berikan sedekah harian terbaik mu melalui rekening : BNI Syariah 0553669889 atas nama Sadewo Yudho . Jazakumullohu Khairon katsiron, . Semoga Alloh memudahkan tangan kita untuk membantu kepada sesama di bulan yang suci ini, dibulan yang penuh akan keberkahan. . #TerangJakarta  #friend  #istiqomah  #muslim  #deen  #hijrah  #jadwal  #timeline  #terangjakarta  #kajian  #moslem  #jakarta  #silaturahmi  #dakwah  #daawah  #love  #kajianislam  #GenerasiMudaHijrahKarenaAllah  #beraniberhijrah 
#Repost @dakwah.vidgram (@get_repost)
・・・
Ustadz Khalid Basalamah

PANEN PAHALA DI BULAN RAMADHAN

Bulan Ramadhan adalah kesempatan menuai pahala melimpah. Banyak amalan yang bisa dilakukan ketika itu agar menuai ganjaran yang luar biasa. Dengan memberi sesuap nasi, secangkir teh, segelas air mineral, secuil kurma atau snack yang menggiurkan, itu pun bisa menjadi ladang pahala. Maka sudah sepantasnya kesempatan tersebut tidak terlewatkan.

Inilah janji pahala yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebutkan, “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi: 807, Ibnu Majah: 1746, dan Ahmad: 5/192. Syaikh Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Al Munawi menjelaskan bahwa memberi makan buka puasa di sini boleh jadi dengan makan malam, atau dengan kurma. Jika tidak bisa dengan itu, maka bisa pula dengan seteguk air. (Faidul Qodhir, 6/243)

Imam Ath Thobari menerangkan, “Barangsiapa yang menolong seorang mukmin dalam beramal kebaikan, maka orang yang menolong tersebut akan mendapatkan pahala semisal pelaku kebaikan tadi. Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi kabar bahwa orang yang mempersiapkan segala perlengkapan perang bagi orang yang ingin berperang, maka ia akan mendapatkan pahala berperang. Begitu pula orang yang memberi makan buka puasa atau memberi kekuatan melalui konsumsi makanan bagi orang yang berpuasa, maka ia pun akan mendapatkan pahala berpuasa.” (Syarh Ibnu Baththol, 9/65)

Judul full kajian: dahsyatnya ramadhan

Simak video kajian islam lainnya di  @dakwah.vidgram

#yayanabuahmad
#kajianislam
#Repost  @dakwah.vidgram (@get_repost) ・・・ Ustadz Khalid Basalamah PANEN PAHALA DI BULAN RAMADHAN Bulan Ramadhan adalah kesempatan menuai pahala melimpah. Banyak amalan yang bisa dilakukan ketika itu agar menuai ganjaran yang luar biasa. Dengan memberi sesuap nasi, secangkir teh, segelas air mineral, secuil kurma atau snack yang menggiurkan, itu pun bisa menjadi ladang pahala. Maka sudah sepantasnya kesempatan tersebut tidak terlewatkan. Inilah janji pahala yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebutkan, “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi: 807, Ibnu Majah: 1746, dan Ahmad: 5/192. Syaikh Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih) Al Munawi menjelaskan bahwa memberi makan buka puasa di sini boleh jadi dengan makan malam, atau dengan kurma. Jika tidak bisa dengan itu, maka bisa pula dengan seteguk air. (Faidul Qodhir, 6/243) Imam Ath Thobari menerangkan, “Barangsiapa yang menolong seorang mukmin dalam beramal kebaikan, maka orang yang menolong tersebut akan mendapatkan pahala semisal pelaku kebaikan tadi. Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi kabar bahwa orang yang mempersiapkan segala perlengkapan perang bagi orang yang ingin berperang, maka ia akan mendapatkan pahala berperang. Begitu pula orang yang memberi makan buka puasa atau memberi kekuatan melalui konsumsi makanan bagi orang yang berpuasa, maka ia pun akan mendapatkan pahala berpuasa.” (Syarh Ibnu Baththol, 9/65) Judul full kajian: dahsyatnya ramadhan Simak video kajian islam lainnya di @dakwah.vidgram #yayanabuahmad  #kajianislam 
TATA CARA BERBUKA PUASA

1. Siapkan air putih atau kurma. Minimal kurma 3 biji atau lebih tapi ganjil jumlahnya.

2. Tunggu suara adzan magrib dan pastikan itu benar ada adzan maghrib.

3. Jika telah mendengar adzan maka bacalah "bismillah" dan makan 3 kurma tadi baru anda minum air yang anda sukai. Tapi jika tidak ada kurma maka hendaknya minum air putih dulu.

4. Setelah makan kurma dan minum air putih maka ucapkan doa berikut:

ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله

Dzahabazh zhoma-u wabtalatil ‘urûqu wa tsabatal ajru insyâ Allah | Artinya: Rasa haus telah hilang, kerongkongan telah basah, semoga pahala didapatkan. Insya Allah. (HR Abu Daud no 2357, Ad Daruquthni no 2/401)

Setelah itu jika anda ingin doa dgn doa2 yang lain maka silahkan dan perbanyaklah.
Dan selamat menikmati hidangan buka puasa.

5. Jangan lupa bahwa anda ada kewajiban shalat maghrib. Jadi jangan sampai terlambat untuk kaum pria untuk berjama'ah di masjid.

Semoga Allah ta'ala senantiasa memberi kekuatan kepada kita semua untuk menjalankan puasa dan amalan ibadah lainnya di bulan Ramadhan.

Follow @kajianislamchannel
Follow @kajianislamchannel

#instagram #islam #kajianislam #doa #bukapuasa #doabukapuasa #tatacarabukapuasa #ramadan #ramadhan #puasa #bulanpuasa #puasaramadan #puasaramadhan
TATA CARA BERBUKA PUASA 1. Siapkan air putih atau kurma. Minimal kurma 3 biji atau lebih tapi ganjil jumlahnya. 2. Tunggu suara adzan magrib dan pastikan itu benar ada adzan maghrib. 3. Jika telah mendengar adzan maka bacalah "bismillah" dan makan 3 kurma tadi baru anda minum air yang anda sukai. Tapi jika tidak ada kurma maka hendaknya minum air putih dulu. 4. Setelah makan kurma dan minum air putih maka ucapkan doa berikut: ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله Dzahabazh zhoma-u wabtalatil ‘urûqu wa tsabatal ajru insyâ Allah | Artinya: Rasa haus telah hilang, kerongkongan telah basah, semoga pahala didapatkan. Insya Allah. (HR Abu Daud no 2357, Ad Daruquthni no 2/401) Setelah itu jika anda ingin doa dgn doa2 yang lain maka silahkan dan perbanyaklah. Dan selamat menikmati hidangan buka puasa. 5. Jangan lupa bahwa anda ada kewajiban shalat maghrib. Jadi jangan sampai terlambat untuk kaum pria untuk berjama'ah di masjid. Semoga Allah ta'ala senantiasa memberi kekuatan kepada kita semua untuk menjalankan puasa dan amalan ibadah lainnya di bulan Ramadhan. Follow @kajianislamchannel Follow @kajianislamchannel #instagram  #islam  #kajianislam  #doa  #bukapuasa  #doabukapuasa  #tatacarabukapuasa  #ramadan  #ramadhan  #puasa  #bulanpuasa  #puasaramadan  #puasaramadhan 
📚📝 Ikutilah Rangkaian Kegiatan Ramadhan 1438H/2017M
.
🏫 Di Masjid Imam Ibnu Katsir
Jl. Belidang, Kel. Muara Fajar, Kec. Rumbai, Pekanbaru.
.
📌 Jangan Lupa Untuk >> Nyalakan Pemberitahuan Kiriman/Turn On Post Notifications Akun Kita @TheSyabaab di Akun Kamu Agar Mendapatkan Update Info Terbaru, Jazaakumullahu Khoyran..
.
🌐 Follow Kita :
✅@TheSyabaab
✅@TheSyabaab
✅@TheSyabaab
.
🚩 >> Tag Sahabatmu <<
Agar Bisa Belajar Bersama
Dan Saling Ta'awwun (Tolong Menolong) Dalam Kebaikan
.
📲 Sebarkan Informasi Ini Sebanyak-banyaknya ✉
.
#thesyabaab #inforamadhan #kegiatanramadhan #ramadhanmubarok #ramadhanberkah #infokajian #infopekanbaru #infokajianpku #pekanbarumengaji #infopku #kotapekanbaru #infokajiansunnahpekanbaru #dakwahtauhid #dakwahsunnah #muslim #muslimah #kajianislam #terbukauntukumum #ikhwan #akhowat #tholabulilmi
📚📝 Ikutilah Rangkaian Kegiatan Ramadhan 1438H/2017M . 🏫 Di Masjid Imam Ibnu Katsir Jl. Belidang, Kel. Muara Fajar, Kec. Rumbai, Pekanbaru. . 📌 Jangan Lupa Untuk >> Nyalakan Pemberitahuan Kiriman/Turn On Post Notifications Akun Kita @TheSyabaab di Akun Kamu Agar Mendapatkan Update Info Terbaru, Jazaakumullahu Khoyran.. . 🌐 Follow Kita : ✅@TheSyabaab ✅@TheSyabaab ✅@TheSyabaab . 🚩 >> Tag Sahabatmu << Agar Bisa Belajar Bersama Dan Saling Ta'awwun (Tolong Menolong) Dalam Kebaikan . 📲 Sebarkan Informasi Ini Sebanyak-banyaknya ✉ . #thesyabaab  #inforamadhan  #kegiatanramadhan  #ramadhanmubarok  #ramadhanberkah  #infokajian  #infopekanbaru  #infokajianpku  #pekanbarumengaji  #infopku  #kotapekanbaru  #infokajiansunnahpekanbaru  #dakwahtauhid  #dakwahsunnah  #muslim  #muslimah  #kajianislam  #terbukauntukumum  #ikhwan  #akhowat  #tholabulilmi 
Perbedaan ini hanya masalah transliterasi saja, kalau kita nulis menggunakan “Insya Allah”, atau “Insha Allah” bacanya sama saja dan artinya juga sama saja, yaitu “bila Allah menghendaki”, jadi tak ada arti lainnya.
.
Namun, di Indonesia yang lebih mendekati pada makna "Jika Allah Berkehendak" adalah INSYAALLAH, Karena huruf ش jika di transliterasikan ke dalam bahasa Indonesia adalah Sya. Namun kalau ditransliterasikan ke dalam bahasa asing adalah Sha.
.
👳 Ustadz Abdul Somad, Lc. MA ( @ustadzabdulsomad )

#ustadzabdulsomad #abdulsomad #tafaqquh #dakwahislam #dakwahtauhid #kajianpku #tanyajawab #kajianislam #muslim #muslimah #insyaallah #inshaallah
Perbedaan ini hanya masalah transliterasi saja, kalau kita nulis menggunakan “Insya Allah”, atau “Insha Allah” bacanya sama saja dan artinya juga sama saja, yaitu “bila Allah menghendaki”, jadi tak ada arti lainnya. . Namun, di Indonesia yang lebih mendekati pada makna "Jika Allah Berkehendak" adalah INSYAALLAH, Karena huruf ش jika di transliterasikan ke dalam bahasa Indonesia adalah Sya. Namun kalau ditransliterasikan ke dalam bahasa asing adalah Sha. . 👳 Ustadz Abdul Somad, Lc. MA ( @ustadzabdulsomad ) #ustadzabdulsomad  #abdulsomad  #tafaqquh  #dakwahislam  #dakwahtauhid  #kajianpku  #tanyajawab  #kajianislam  #muslim  #muslimah  #insyaallah  #inshaallah 
📚📝 Ikutilah Rangkaian Kegiatan Ramadhan 1438H/2017M
.
🏫 Di Masjid Jami' Abu Ad Darda Ash Shohabiy, Jl. Merak Sakti - Panam, Pekanbaru.
.
📌 Jangan Lupa Untuk >> Nyalakan Pemberitahuan Kiriman/Turn On Post Notifications Akun Kita@TheSyabaab di Akun Kamu Agar Mendapatkan Update Info Terbaru, Jazaakumullahu Khoyran..
.
🌐 Follow Kita :
✅@TheSyabaab
✅@TheSyabaab
✅@TheSyabaab
.
🚩 >> Tag Sahabatmu <<
Agar Bisa Belajar Bersama
Dan Saling Ta'awwun (Tolong Menolong) Dalam Kebaikan
.
📲 Sebarkan Informasi Ini Sebanyak-banyaknya ✉
.
#thesyabaab #inforamadhan #kegiatanramadhan#ramadhanmubarok #ramadhanberkah #infokajian#infopekanbaru #infokajianpku #pekanbarumengaji#infopku #kotapekanbaru#infokajiansunnahpekanbaru #dakwahtauhid#dakwahsunnah #muslim #muslimah #kajianislam#terbukauntukumum #ikhwan #akhowat#tholabulilmi
📚📝 Ikutilah Rangkaian Kegiatan Ramadhan 1438H/2017M . 🏫 Di Masjid Jami' Abu Ad Darda Ash Shohabiy, Jl. Merak Sakti - Panam, Pekanbaru. . 📌 Jangan Lupa Untuk >> Nyalakan Pemberitahuan Kiriman/Turn On Post Notifications Akun Kita@TheSyabaab di Akun Kamu Agar Mendapatkan Update Info Terbaru, Jazaakumullahu Khoyran.. . 🌐 Follow Kita : ✅@TheSyabaab ✅@TheSyabaab ✅@TheSyabaab . 🚩 >> Tag Sahabatmu << Agar Bisa Belajar Bersama Dan Saling Ta'awwun (Tolong Menolong) Dalam Kebaikan . 📲 Sebarkan Informasi Ini Sebanyak-banyaknya ✉ . #thesyabaab  #inforamadhan  #kegiatanramadhan #ramadhanmubarok  #ramadhanberkah  #infokajian #infopekanbaru  #infokajianpku  #pekanbarumengaji #infopku  #kotapekanbaru #infokajiansunnahpekanbaru  #dakwahtauhid #dakwahsunnah  #muslim  #muslimah  #kajianislam #terbukauntukumum  #ikhwan  #akhowat #tholabulilmi 
SALE....SALE....SALE

DARI HARGA 239.900 MENJADI 199.900

KHAIR DARK GREEN

FULL BORDIR DESIGN

menggunakan bahan kain katun super premium yang nyaman dipakai, tidak mudah kusam dan dilengkapi dengan detail detail kecil yang akan menyempurnakan pemakaian baju koko anda.

Khair Dark Green terdiri dari warna dasar hijau tua dengan benang bordir hijau dan putih

Harga : 239.900

Terdapat empat ukuran S, M, L dan XL

Size : S M L XL
Panjang Baju : 73cm 	74cm 77cm 82cm
Lebar Dada : 49cm 52cm 54cm 55cm
Panjang Tangan : 27cm 28cm 30cm 30cm
Lebar Pinggang : 51cm 53cm 55cm 56cm
Lebar Punggung : 45cm 45cm 48cm 50cm

#bajukoko #bajukokolebaran #kado #alachwan #kadounik #tutorialhijab #seragamkantor #kemejakantor #bajukokoalachwan #tanahabang #jilbab #hijab #lebaran #puasa #tokopedia #busanamuslim #gamis #bajukokoanak #batik #kemejabatik #bajuanak #bajumurah #sahur #dagelan #indonesia #jakarta #dakwah #kajianislam #tausiyah
SALE....SALE....SALE DARI HARGA 239.900 MENJADI 199.900 KHAIR DARK GREEN FULL BORDIR DESIGN menggunakan bahan kain katun super premium yang nyaman dipakai, tidak mudah kusam dan dilengkapi dengan detail detail kecil yang akan menyempurnakan pemakaian baju koko anda. Khair Dark Green terdiri dari warna dasar hijau tua dengan benang bordir hijau dan putih Harga : 239.900 Terdapat empat ukuran S, M, L dan XL Size : S M L XL Panjang Baju : 73cm 74cm 77cm 82cm Lebar Dada : 49cm 52cm 54cm 55cm Panjang Tangan : 27cm 28cm 30cm 30cm Lebar Pinggang : 51cm 53cm 55cm 56cm Lebar Punggung : 45cm 45cm 48cm 50cm #bajukoko  #bajukokolebaran  #kado  #alachwan  #kadounik  #tutorialhijab  #seragamkantor  #kemejakantor  #bajukokoalachwan  #tanahabang  #jilbab  #hijab  #lebaran  #puasa  #tokopedia  #busanamuslim  #gamis  #bajukokoanak  #batik  #kemejabatik  #bajuanak  #bajumurah  #sahur  #dagelan  #indonesia  #jakarta  #dakwah  #kajianislam  #tausiyah 
SALE....SALE....SALE

DARI HARGA 239.900 MENJADI 199.900

KHAIR CREAM

FULL BORDIR DESIGN

menggunakan bahan kain katun super premium yang nyaman dipakai, tidak mudah kusam dan dilengkapi dengan detail detail kecil yang akan menyempurnakan pemakaian baju koko anda.

Khair Cream terdiri dari warna dasar cream dengan benang bordir coklat dan cream

Harga : 239.900

Terdapat empat ukuran S, M, L dan XL

Size : S M L XL
Panjang Baju : 73cm 	74cm 77cm 82cm
Lebar Dada : 49cm 52cm 54cm 55cm
Panjang Tangan : 27cm 28cm 30cm 30cm
Lebar Pinggang : 51cm 53cm 55cm 56cm
Lebar Punggung : 45cm 45cm 48cm 50cm

#bajukoko #bajukokolebaran #kado #alachwan #kadounik #tutorialhijab #seragamkantor #kemejakantor #bajukokoalachwan #tanahabang #jilbab #hijab #lebaran #puasa #tokopedia #busanamuslim #gamis #bajukokoanak #batik #kemejabatik #bajuanak #bajumurah #sahur #dagelan #indonesia #jakarta #dakwah #kajianislam #tausiyah
SALE....SALE....SALE DARI HARGA 239.900 MENJADI 199.900 KHAIR CREAM FULL BORDIR DESIGN menggunakan bahan kain katun super premium yang nyaman dipakai, tidak mudah kusam dan dilengkapi dengan detail detail kecil yang akan menyempurnakan pemakaian baju koko anda. Khair Cream terdiri dari warna dasar cream dengan benang bordir coklat dan cream Harga : 239.900 Terdapat empat ukuran S, M, L dan XL Size : S M L XL Panjang Baju : 73cm 74cm 77cm 82cm Lebar Dada : 49cm 52cm 54cm 55cm Panjang Tangan : 27cm 28cm 30cm 30cm Lebar Pinggang : 51cm 53cm 55cm 56cm Lebar Punggung : 45cm 45cm 48cm 50cm #bajukoko  #bajukokolebaran  #kado  #alachwan  #kadounik  #tutorialhijab  #seragamkantor  #kemejakantor  #bajukokoalachwan  #tanahabang  #jilbab  #hijab  #lebaran  #puasa  #tokopedia  #busanamuslim  #gamis  #bajukokoanak  #batik  #kemejabatik  #bajuanak  #bajumurah  #sahur  #dagelan  #indonesia  #jakarta  #dakwah  #kajianislam  #tausiyah 
Saat akan menyantap hidangan berbuka hendaknya membaca basmalah (bismillah):
.
 بِسْمِ اللَّهِ

Bismillaah "Dengan menyebut nama Allah"

Dzikir di atas didasarkan pada hadits Aisyah radliyallah 'anha, bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:

إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ طَعَامًا فَلْيَقُلْ بِسْمِ اللَّه ِ .
"Apabila seorang kalian ingin makan, hendaknya dia membaca "bismillah"." (HR. al Tirmidzi dan Ahmad. Dishahihkan oleh Syaikh al Albani dalam Shahih Sunan At-Tirmidzi no. 1513)

Setelah itu barulah berdoa:

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتْ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Dzahaba Dzoma’u Wabtallatil ‘Uruuqu Wa Tsabatal Ajru Insya Allah "Telah hilang rasa dahaga, dan dan telah basah kerongkongan, serta telah tetap pahala insya Allah." Doa di atas disandarkan pada hadits Ibnu 'UmarRadhiyallahu 'Anhuma yang menuturkan,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَفْطَرَ قَالَ ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتْ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ .
"Adalah Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam apabila berbuka beliau berdoa Dzahaba Dzoma’u Wabtallatil ‘Uruuqu Wa Tsabatal Ajru Insya Allah." (HR. Abu Dawud no. 2357, al-Daruquthni, no. 2242. Syaikh Al-Albani dalam Shahih Abi Dawud, no. 2066 menghukuminya sebagai hadits hasan, al-Imam al-Daruquthni mengatakan: Isnadnya hasan, Al-Hakim mengatakan: Ini hadits shahih, dan Al-Hafidz Ibnul Hajar mengatakan: Ini hadits hasan)

Doa khusus lainnya yang dibaca saat berbuka antara lain,

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْت ُ .
"Ya Allah untuk-Mu aku berpuasa, dan atas Rizki-Mu aku berbuka." (HR. Abu Dawud dari Mu'adz bin Zuhrah, no. 2011 dari Maktabah Syamilah. Ibnu Sunni juga mengeluarkannya dalam kitabnya “Amalul Yaumi wal Lailah” dari Ibnu Abbas radhiallahu anhu no:481, dan Abu Dawud no: 2358 dan dalam sanadnya ada Abdul Malik bin Harun bin Antarah dilemahkan oleh Imam Ahmad dan Ad-Daruquthni. Dan beliau berkata: Yahya berkata: demikianlah dia. Abu Hatim berkata: dia matruk (ditinggalkan). Ibnu Qayyim berkata dalam Zadul Ma’ad 2/51: hadits ini tidak benar)

Allahu A'lam

#ramadhan #kajianislam #kajiansunnah #dakwahislam #berbukapuasa #share
Saat akan menyantap hidangan berbuka hendaknya membaca basmalah (bismillah): . بِسْمِ اللَّهِ Bismillaah "Dengan menyebut nama Allah" Dzikir di atas didasarkan pada hadits Aisyah radliyallah 'anha, bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda: إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ طَعَامًا فَلْيَقُلْ بِسْمِ اللَّه ِ . "Apabila seorang kalian ingin makan, hendaknya dia membaca "bismillah"." (HR. al Tirmidzi dan Ahmad. Dishahihkan oleh Syaikh al Albani dalam Shahih Sunan At-Tirmidzi no. 1513) Setelah itu barulah berdoa: ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتْ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ Dzahaba Dzoma’u Wabtallatil ‘Uruuqu Wa Tsabatal Ajru Insya Allah "Telah hilang rasa dahaga, dan dan telah basah kerongkongan, serta telah tetap pahala insya Allah." Doa di atas disandarkan pada hadits Ibnu 'UmarRadhiyallahu 'Anhuma yang menuturkan, كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَفْطَرَ قَالَ ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتْ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ . "Adalah Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam apabila berbuka beliau berdoa Dzahaba Dzoma’u Wabtallatil ‘Uruuqu Wa Tsabatal Ajru Insya Allah." (HR. Abu Dawud no. 2357, al-Daruquthni, no. 2242. Syaikh Al-Albani dalam Shahih Abi Dawud, no. 2066 menghukuminya sebagai hadits hasan, al-Imam al-Daruquthni mengatakan: Isnadnya hasan, Al-Hakim mengatakan: Ini hadits shahih, dan Al-Hafidz Ibnul Hajar mengatakan: Ini hadits hasan) Doa khusus lainnya yang dibaca saat berbuka antara lain, اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْت ُ . "Ya Allah untuk-Mu aku berpuasa, dan atas Rizki-Mu aku berbuka." (HR. Abu Dawud dari Mu'adz bin Zuhrah, no. 2011 dari Maktabah Syamilah. Ibnu Sunni juga mengeluarkannya dalam kitabnya “Amalul Yaumi wal Lailah” dari Ibnu Abbas radhiallahu anhu no:481, dan Abu Dawud no: 2358 dan dalam sanadnya ada Abdul Malik bin Harun bin Antarah dilemahkan oleh Imam Ahmad dan Ad-Daruquthni. Dan beliau berkata: Yahya berkata: demikianlah dia. Abu Hatim berkata: dia matruk (ditinggalkan). Ibnu Qayyim berkata dalam Zadul Ma’ad 2/51: hadits ini tidak benar) Allahu A'lam #ramadhan  #kajianislam  #kajiansunnah  #dakwahislam  #berbukapuasa  #share 
Repost ibnu.alkaf ➡ Dalil imsak
.
Diriwayatkan dari Anas radliyallaahu ‘anhu dari Zaid bin Tsabit bahwa dia pernah berkata :
”Kami pernah makan sahur bersama Nabi ﷺ, kemudian kami berangkat shalat (shubuh). Maka aku (Anas) berkata : “Berapa lama jarak antara adzan dan makan sahur? Ia (Zaid) menjawab : خمسين آية (kira-kira bacaan lima puluh ayat dari Al-Qur’an)” (HR. Bukhari no. 1921 dan Muslim no. 1097; ini adalah lafadz Al-Bukhari).
.
👳 Ustadz Abdul Somad, Lc. MA 
#ustadzabdulsomad #abdulsomad #tafaqquh #dakwahislam #dakwahtauhid #kajianpku #tablighakbar #kajianislam #muslim #muslimah #dalil #imsak
Repost ibnu.alkaf ➡ Dalil imsak . Diriwayatkan dari Anas radliyallaahu ‘anhu dari Zaid bin Tsabit bahwa dia pernah berkata : ”Kami pernah makan sahur bersama Nabi ﷺ, kemudian kami berangkat shalat (shubuh). Maka aku (Anas) berkata : “Berapa lama jarak antara adzan dan makan sahur? Ia (Zaid) menjawab : خمسين آية (kira-kira bacaan lima puluh ayat dari Al-Qur’an)” (HR. Bukhari no. 1921 dan Muslim no. 1097; ini adalah lafadz Al-Bukhari). . 👳 Ustadz Abdul Somad, Lc. MA #ustadzabdulsomad  #abdulsomad  #tafaqquh  #dakwahislam  #dakwahtauhid  #kajianpku  #tablighakbar  #kajianislam  #muslim  #muslimah  #dalil  #imsak 
#Repost @dakwah.vidgram (@get_repost)
・・・
Ustadz Subhan Bawazier

PUASA ADALAH BENTENG DARI API NERAKA

Rasulullah bersabda, “Tidaklah seorang hamba yang puasa di jalan Allah kecuali akan Allah jauhkan dia (karena puasanya) dari neraka sejauh tujuh puluh musim.” (HR. Bukhari: 6/35, Muslim: 1153)

Sabda Rasulullah: “70 musim” yakni : perjalanan 70 tahun, demikian dikatakan dalam Fathul Bari 6/48

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Puasa adalah perisai, seorang hamba berperisai dengannya dari api neraka.” (HR. Ahmad: 3/241, 3/296)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang berpuasa sehari di jalan Allah maka di antara dia dan neraka ada parit yang luasnya seperti antara langit dengan bumi.” (HR. Tirmidzi: 1624 dan At-Thabrani di dalam Al-Kabir: 8/260,274, 280)

Judul full kajian: tazkiyatun nafs pada bulan ramadhan

Simak video kajian islam lainnya di  @dakwah.vidgram

#yayanabuahmad
#kajianislam
#ramadhan_dv
#Repost  @dakwah.vidgram (@get_repost) ・・・ Ustadz Subhan Bawazier PUASA ADALAH BENTENG DARI API NERAKA Rasulullah bersabda, “Tidaklah seorang hamba yang puasa di jalan Allah kecuali akan Allah jauhkan dia (karena puasanya) dari neraka sejauh tujuh puluh musim.” (HR. Bukhari: 6/35, Muslim: 1153) Sabda Rasulullah: “70 musim” yakni : perjalanan 70 tahun, demikian dikatakan dalam Fathul Bari 6/48 Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Puasa adalah perisai, seorang hamba berperisai dengannya dari api neraka.” (HR. Ahmad: 3/241, 3/296) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang berpuasa sehari di jalan Allah maka di antara dia dan neraka ada parit yang luasnya seperti antara langit dengan bumi.” (HR. Tirmidzi: 1624 dan At-Thabrani di dalam Al-Kabir: 8/260,274, 280) Judul full kajian: tazkiyatun nafs pada bulan ramadhan Simak video kajian islam lainnya di @dakwah.vidgram #yayanabuahmad  #kajianislam  #ramadhan_dv 
📚📝 Ikutilah Rangkaian Kegiatan Ramadhan 1438H/2017M
.
🏫 Di Masjid Jami' Abu Ad Darda Ash Shohabiy, Jl. Merak Sakti - Panam, Pekanbaru.
.
📌 Jangan Lupa Untuk >> Nyalakan Pemberitahuan Kiriman/Turn On Post Notifications Akun Kita @TheSyabaab di Akun Kamu Agar Mendapatkan Update Info Terbaru, Jazaakumullahu Khoyran..
.
🌐 Follow Kita :
✅@TheSyabaab
✅@TheSyabaab
✅@TheSyabaab
.
🚩 >> Tag Sahabatmu <<
Agar Bisa Belajar Bersama
Dan Saling Ta'awwun (Tolong Menolong) Dalam Kebaikan
.
📲 Sebarkan Informasi Ini Sebanyak-banyaknya ✉
.
#thesyabaab #inforamadhan #kegiatanramadhan #ramadhanmubarok #ramadhanberkah #infokajian #infopekanbaru #infokajianpku #pekanbarumengaji #infopku #kotapekanbaru #infokajiansunnahpekanbaru #dakwahtauhid #dakwahsunnah #muslim #muslimah #kajianislam #terbukauntukumum #ikhwan #akhowat #tholabulilmi
📚📝 Ikutilah Rangkaian Kegiatan Ramadhan 1438H/2017M . 🏫 Di Masjid Jami' Abu Ad Darda Ash Shohabiy, Jl. Merak Sakti - Panam, Pekanbaru. . 📌 Jangan Lupa Untuk >> Nyalakan Pemberitahuan Kiriman/Turn On Post Notifications Akun Kita @TheSyabaab di Akun Kamu Agar Mendapatkan Update Info Terbaru, Jazaakumullahu Khoyran.. . 🌐 Follow Kita : ✅@TheSyabaab ✅@TheSyabaab ✅@TheSyabaab . 🚩 >> Tag Sahabatmu << Agar Bisa Belajar Bersama Dan Saling Ta'awwun (Tolong Menolong) Dalam Kebaikan . 📲 Sebarkan Informasi Ini Sebanyak-banyaknya ✉ . #thesyabaab  #inforamadhan  #kegiatanramadhan  #ramadhanmubarok  #ramadhanberkah  #infokajian  #infopekanbaru  #infokajianpku  #pekanbarumengaji  #infopku  #kotapekanbaru  #infokajiansunnahpekanbaru  #dakwahtauhid  #dakwahsunnah  #muslim  #muslimah  #kajianislam  #terbukauntukumum  #ikhwan  #akhowat  #tholabulilmi 
Ustadz Subhan Bawazier

PUASA ADALAH BENTENG DARI API NERAKA

Rasulullah bersabda, “Tidaklah seorang hamba yang puasa di jalan Allah kecuali akan Allah jauhkan dia (karena puasanya) dari neraka sejauh tujuh puluh musim.” (HR. Bukhari: 6/35, Muslim: 1153)

Sabda Rasulullah: “70 musim” yakni : perjalanan 70 tahun, demikian dikatakan dalam Fathul Bari 6/48

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Puasa adalah perisai, seorang hamba berperisai dengannya dari api neraka.” (HR. Ahmad: 3/241, 3/296)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang berpuasa sehari di jalan Allah maka di antara dia dan neraka ada parit yang luasnya seperti antara langit dengan bumi.” (HR. Tirmidzi: 1624 dan At-Thabrani di dalam Al-Kabir: 8/260,274, 280)

Judul full kajian: tazkiyatun nafs pada bulan ramadhan

Simak video kajian islam lainnya di  @dakwah.vidgram

#yayanabuahmad
#kajianislam
#ramadhan_dv
Ustadz Subhan Bawazier PUASA ADALAH BENTENG DARI API NERAKA Rasulullah bersabda, “Tidaklah seorang hamba yang puasa di jalan Allah kecuali akan Allah jauhkan dia (karena puasanya) dari neraka sejauh tujuh puluh musim.” (HR. Bukhari: 6/35, Muslim: 1153) Sabda Rasulullah: “70 musim” yakni : perjalanan 70 tahun, demikian dikatakan dalam Fathul Bari 6/48 Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Puasa adalah perisai, seorang hamba berperisai dengannya dari api neraka.” (HR. Ahmad: 3/241, 3/296) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang berpuasa sehari di jalan Allah maka di antara dia dan neraka ada parit yang luasnya seperti antara langit dengan bumi.” (HR. Tirmidzi: 1624 dan At-Thabrani di dalam Al-Kabir: 8/260,274, 280) Judul full kajian: tazkiyatun nafs pada bulan ramadhan Simak video kajian islam lainnya di @dakwah.vidgram #yayanabuahmad  #kajianislam  #ramadhan_dv 
Ustadz Subhan Bawazier

MENCICIPI MASAKAN SAAT PUASA

Diperbolehkan bagi orang yang puasa, baik lelaki maupun wanita, untuk mencicipi makanan jika ada kebutuhan. Bentuknya bisa dengan meletakkan makanan di ujung lidahnya, dirasakan, kemudian dikeluarkan, dan tidak ditelan sedikit pun

Di antara dalil yang menunjukkan hal ini adalah perkataan Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu, “Tidak mengapa seseorang yang sedang berpuasa mencicipi cuka atau sesuatu, selama tidak masuk sampai ke kerongkongan.” (HR. Ibnu Abi Syaibah dalam Mushonnaf no. 9277. Syaikh Albani dalam Irwa’ no. 937 mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, “Mencicipi makanan terlarang bagi orang yang tidak memiliki hajat, akan tetapi hal ini tidak membatalkan puasanya. Adapun untuk orang yang memiliki hajat, maka hukumnya seperti berkumur-kumur.” (Majmu’ Fatawa, 25/266-267, Maktabah Syamilah)

Imam Nawawi mengatakan, "Makruh bagi orang yang berpuasa mengunyah roti atau mencicipi kuah makanan. Jika sampai mencicipi dan tidak melewati tenggorokan maka puasanya tidak batal." (Al-Majmu' Syarah Al-Muhadzdab, jilid 6 hal. 354)

Imam Ahmad berkata, "Saya lebih menyukai seorang yang sedang berpuasa untuk menjauhkan diri dari mencicipi makanan. Tetapi jika sampai mencicipinya maka tidak apa apa." (Al-Mughni, jilid 3 hal.125)

Imam Ibnu Hazm berkata, "Mengunyah makanan atau mencicipinya selama tidak menelannya sampai ke tenggorokan maka hal itu tidak membatalkan puasa." (Al-Muhalla bil Atsar, jilid 4 hal. 350)

Jika orang yang puasa menelan makanan yang dicicipi karena tidak sengaja maka dia tidak wajib qadha, dan dia lanjutkan puasanya

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang lupa sedang ia dalam keadaan puasa lalu ia makan atau minum, maka hendaklah ia sempurnakan puasanya karena kala itu Allah yang memberi ia makan dan minum.” (HR. Bukhari: 1933 dan Muslim: 1155)

Termasuk dalam keumuman hadits diatas adalah menelan makanan tanpa disengaja.

Judul full kajian: tazkiyatun nafs pada bulan ramadhan

Simak video kajian islam lainnya di  @dakwah.vidgram

#yayanabuahmad
#kajianislam
#ramadhan_dv
Ustadz Subhan Bawazier MENCICIPI MASAKAN SAAT PUASA Diperbolehkan bagi orang yang puasa, baik lelaki maupun wanita, untuk mencicipi makanan jika ada kebutuhan. Bentuknya bisa dengan meletakkan makanan di ujung lidahnya, dirasakan, kemudian dikeluarkan, dan tidak ditelan sedikit pun Di antara dalil yang menunjukkan hal ini adalah perkataan Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu, “Tidak mengapa seseorang yang sedang berpuasa mencicipi cuka atau sesuatu, selama tidak masuk sampai ke kerongkongan.” (HR. Ibnu Abi Syaibah dalam Mushonnaf no. 9277. Syaikh Albani dalam Irwa’ no. 937 mengatakan bahwa hadits ini hasan) Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, “Mencicipi makanan terlarang bagi orang yang tidak memiliki hajat, akan tetapi hal ini tidak membatalkan puasanya. Adapun untuk orang yang memiliki hajat, maka hukumnya seperti berkumur-kumur.” (Majmu’ Fatawa, 25/266-267, Maktabah Syamilah) Imam Nawawi mengatakan, "Makruh bagi orang yang berpuasa mengunyah roti atau mencicipi kuah makanan. Jika sampai mencicipi dan tidak melewati tenggorokan maka puasanya tidak batal." (Al-Majmu' Syarah Al-Muhadzdab, jilid 6 hal. 354) Imam Ahmad berkata, "Saya lebih menyukai seorang yang sedang berpuasa untuk menjauhkan diri dari mencicipi makanan. Tetapi jika sampai mencicipinya maka tidak apa apa." (Al-Mughni, jilid 3 hal.125) Imam Ibnu Hazm berkata, "Mengunyah makanan atau mencicipinya selama tidak menelannya sampai ke tenggorokan maka hal itu tidak membatalkan puasa." (Al-Muhalla bil Atsar, jilid 4 hal. 350) Jika orang yang puasa menelan makanan yang dicicipi karena tidak sengaja maka dia tidak wajib qadha, dan dia lanjutkan puasanya Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang lupa sedang ia dalam keadaan puasa lalu ia makan atau minum, maka hendaklah ia sempurnakan puasanya karena kala itu Allah yang memberi ia makan dan minum.” (HR. Bukhari: 1933 dan Muslim: 1155) Termasuk dalam keumuman hadits diatas adalah menelan makanan tanpa disengaja. Judul full kajian: tazkiyatun nafs pada bulan ramadhan Simak video kajian islam lainnya di @dakwah.vidgram #yayanabuahmad  #kajianislam  #ramadhan_dv 
[Bekal Ramadhan]
▶Tantangan di Bulan Ramadhan ◀
⚫
⚫
👤 Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri , Lc
⚫
⚫
✔ Follow👉@satumuslim
✔ Follow👉@satumuslim
✔ Follow👉@satumuslim
⚫
⚫
📝 Sumber :
▶Full Video Kajian (Meet & Greet Ramadhan)
▶Channel Youtube Salwa Tv
.
.
.
#satumuslim
#kitamuslim
#alquran
#sunnah
#kajianislam
#kajiasunnah
#ramadhan
#tantanganbulanramadhan
#bekalramadhan
#ustadznuzuldzikri - #regrann @RepostIt_app
📚📝 Program Ramadhan :
.
"Tahsin Al Qur'an Ceria Buat Anak Dan Remaja"
.
Untuk Hari Pendaftaran dan Test Pengelompokan Diperpanjang Hingga :
.
📆 Senin, 3 Ramadhan 1438 / 29 Mei 2017
.
⏰ Ba'da Shalat Ashar
.
🏫 Masjid Imam Asy Syafi'i - Komplek SIT Imam Asy Syafi'i 2 Jl. Soekarno Hatta - Kel. Maharatu - Kota Pekanbaru
.
Silahkan Dikirimkan Data Diri Anaknya Sebagai Data Pertama Dengan Cara :
.
Ketik Nama / TAC / Usia
Kerim Ke : 0823-9101-6645
.
📌 Jangan Lupa Untuk >> Nyalakan Pemberitahuan Kiriman/Turn On Post Notifications Akun Kita@TheSyabaab di Akun Kamu Agar Mendapatkan Update Info Terbaru, Jazaakumullahu Khoyran..
.
🌐 Follow Kita :
✅@TheSyabaab
✅@TheSyabaab
✅@TheSyabaab
.
🚩 >> Tag Sahabatmu <<
Agar Bisa Belajar Bersama
Dan Saling Ta'awwun (Tolong Menolong) Dalam Kebaikan
.
📲 Sebarkan Informasi Ini Sebanyak-banyaknya ✉
.
#thesyabaab #infotahsin #tahsinanakanak#tahsinremaja #tajwid #belajartajwid#pekanbarumengaji #infopku #kotapekanbaru#infokajiansunnahpekanbaru #dakwahtauhid#dakwahsunnah #muslim #muslimah #kajianislam#tholabulilmi #masjidimamasysyafiipekanbaru
📚📝 Program Ramadhan : . "Tahsin Al Qur'an Ceria Buat Anak Dan Remaja" . Untuk Hari Pendaftaran dan Test Pengelompokan Diperpanjang Hingga : . 📆 Senin, 3 Ramadhan 1438 / 29 Mei 2017 . ⏰ Ba'da Shalat Ashar . 🏫 Masjid Imam Asy Syafi'i - Komplek SIT Imam Asy Syafi'i 2 Jl. Soekarno Hatta - Kel. Maharatu - Kota Pekanbaru . Silahkan Dikirimkan Data Diri Anaknya Sebagai Data Pertama Dengan Cara : . Ketik Nama / TAC / Usia Kerim Ke : 0823-9101-6645 . 📌 Jangan Lupa Untuk >> Nyalakan Pemberitahuan Kiriman/Turn On Post Notifications Akun Kita@TheSyabaab di Akun Kamu Agar Mendapatkan Update Info Terbaru, Jazaakumullahu Khoyran.. . 🌐 Follow Kita : ✅@TheSyabaab ✅@TheSyabaab ✅@TheSyabaab . 🚩 >> Tag Sahabatmu << Agar Bisa Belajar Bersama Dan Saling Ta'awwun (Tolong Menolong) Dalam Kebaikan . 📲 Sebarkan Informasi Ini Sebanyak-banyaknya ✉ . #thesyabaab  #infotahsin  #tahsinanakanak #tahsinremaja  #tajwid  #belajartajwid #pekanbarumengaji  #infopku  #kotapekanbaru #infokajiansunnahpekanbaru  #dakwahtauhid #dakwahsunnah  #muslim  #muslimah  #kajianislam #tholabulilmi  #masjidimamasysyafiipekanbaru 
📚📝 Program Ramadhan :
.
"Tahsin Al Qur'an Ceria Buat Anak Dan Remaja"
.
Untuk Hari Pendaftaran dan Test Pengelompokan Diperpanjang Hingga :
.
📆 Senin, 3 Ramadhan 1438 / 29 Mei 2017
.
⏰ Ba'da Shalat Ashar
.
🏫 Masjid Imam Asy Syafi'i - Komplek SIT Imam Asy Syafi'i 2 Jl. Soekarno Hatta - Kel. Maharatu - Kota Pekanbaru
.
Silahkan Dikirimkan Data Diri Anaknya Sebagai Data Pertama Dengan Cara :
.
Ketik Nama / TAC / Usia
Kerim Ke : 0823-9101-6645
.
📌 Jangan Lupa Untuk >> Nyalakan Pemberitahuan Kiriman/Turn On Post Notifications Akun Kita @TheSyabaab di Akun Kamu Agar Mendapatkan Update Info Terbaru, Jazaakumullahu Khoyran..
.
🌐 Follow Kita :
✅@TheSyabaab
✅@TheSyabaab
✅@TheSyabaab
.
🚩 >> Tag Sahabatmu <<
Agar Bisa Belajar Bersama
Dan Saling Ta'awwun (Tolong Menolong) Dalam Kebaikan
.
📲 Sebarkan Informasi Ini Sebanyak-banyaknya ✉
.
#thesyabaab #infotahsin #tahsinanakanak #tahsinremaja #tajwid #belajartajwid #pekanbarumengaji #infopku #kotapekanbaru #infokajiansunnahpekanbaru #dakwahtauhid #dakwahsunnah #muslim #muslimah #kajianislam #tholabulilmi #masjidimamasysyafiipekanbaru
📚📝 Program Ramadhan : . "Tahsin Al Qur'an Ceria Buat Anak Dan Remaja" . Untuk Hari Pendaftaran dan Test Pengelompokan Diperpanjang Hingga : . 📆 Senin, 3 Ramadhan 1438 / 29 Mei 2017 . ⏰ Ba'da Shalat Ashar . 🏫 Masjid Imam Asy Syafi'i - Komplek SIT Imam Asy Syafi'i 2 Jl. Soekarno Hatta - Kel. Maharatu - Kota Pekanbaru . Silahkan Dikirimkan Data Diri Anaknya Sebagai Data Pertama Dengan Cara : . Ketik Nama / TAC / Usia Kerim Ke : 0823-9101-6645 . 📌 Jangan Lupa Untuk >> Nyalakan Pemberitahuan Kiriman/Turn On Post Notifications Akun Kita @TheSyabaab di Akun Kamu Agar Mendapatkan Update Info Terbaru, Jazaakumullahu Khoyran.. . 🌐 Follow Kita : ✅@TheSyabaab ✅@TheSyabaab ✅@TheSyabaab . 🚩 >> Tag Sahabatmu << Agar Bisa Belajar Bersama Dan Saling Ta'awwun (Tolong Menolong) Dalam Kebaikan . 📲 Sebarkan Informasi Ini Sebanyak-banyaknya ✉ . #thesyabaab  #infotahsin  #tahsinanakanak  #tahsinremaja  #tajwid  #belajartajwid  #pekanbarumengaji  #infopku  #kotapekanbaru  #infokajiansunnahpekanbaru  #dakwahtauhid  #dakwahsunnah  #muslim  #muslimah  #kajianislam  #tholabulilmi  #masjidimamasysyafiipekanbaru 
#Repost @dakwah.vidgram with @instatoolsapp ・・・
Ustadz Subhan Bawazier

Allah Ta’ala berfirman, “Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. An Nur: 32)

Di antara tafsiran Surat An Nur ayat 32 di atas adalah: jika kalian itu miskin maka Allah yang akan mencukupi rizki kalian. Boleh jadi Allah mencukupinya dengan memberi sifat qona’ah (selalu merasa cukup) dan boleh jadi pula Allah mengumpulkan dua rizki sekaligus (Lihat An Nukat wal ‘Uyun)

Jika miskin saja, Allah akan cukupi rizkinya, bagaimana lagi jika yang bujang sudah berkecukupan dan kaya?

Dari ayat di atas, Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata, “Carilah kaya (hidup berkecukupan) dengan menikah.” (Lihat Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim mengenai tafsir ayat di atas)

Judul kajian: daurah cinta sesi 1 : aku ingin menikah
Sumber artikel: www.rumaysho.com carilah kaya-dengan nikah

Simak video kajian islam lainnya di  @dakwah.vidgram

#yayanabuahmad
#kajianislam
#Repost  @dakwah.vidgram with @instatoolsapp ・・・ Ustadz Subhan Bawazier Allah Ta’ala berfirman, “Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. An Nur: 32) Di antara tafsiran Surat An Nur ayat 32 di atas adalah: jika kalian itu miskin maka Allah yang akan mencukupi rizki kalian. Boleh jadi Allah mencukupinya dengan memberi sifat qona’ah (selalu merasa cukup) dan boleh jadi pula Allah mengumpulkan dua rizki sekaligus (Lihat An Nukat wal ‘Uyun) Jika miskin saja, Allah akan cukupi rizkinya, bagaimana lagi jika yang bujang sudah berkecukupan dan kaya? Dari ayat di atas, Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata, “Carilah kaya (hidup berkecukupan) dengan menikah.” (Lihat Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim mengenai tafsir ayat di atas) Judul kajian: daurah cinta sesi 1 : aku ingin menikah Sumber artikel: www.rumaysho.com carilah kaya-dengan nikah Simak video kajian islam lainnya di @dakwah.vidgram #yayanabuahmad  #kajianislam 
Ustadz Khalid Basalamah

PANEN PAHALA DI BULAN RAMADHAN

Bulan Ramadhan adalah kesempatan menuai pahala melimpah. Banyak amalan yang bisa dilakukan ketika itu agar menuai ganjaran yang luar biasa. Dengan memberi sesuap nasi, secangkir teh, segelas air mineral, secuil kurma atau snack yang menggiurkan, itu pun bisa menjadi ladang pahala. Maka sudah sepantasnya kesempatan tersebut tidak terlewatkan.

Inilah janji pahala yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebutkan, “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi: 807, Ibnu Majah: 1746, dan Ahmad: 5/192. Syaikh Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Al Munawi menjelaskan bahwa memberi makan buka puasa di sini boleh jadi dengan makan malam, atau dengan kurma. Jika tidak bisa dengan itu, maka bisa pula dengan seteguk air. (Faidul Qodhir, 6/243)

Imam Ath Thobari menerangkan, “Barangsiapa yang menolong seorang mukmin dalam beramal kebaikan, maka orang yang menolong tersebut akan mendapatkan pahala semisal pelaku kebaikan tadi. Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi kabar bahwa orang yang mempersiapkan segala perlengkapan perang bagi orang yang ingin berperang, maka ia akan mendapatkan pahala berperang. Begitu pula orang yang memberi makan buka puasa atau memberi kekuatan melalui konsumsi makanan bagi orang yang berpuasa, maka ia pun akan mendapatkan pahala berpuasa.” (Syarh Ibnu Baththol, 9/65)

Judul full kajian: dahsyatnya ramadhan

Simak video kajian islam lainnya di  @dakwah.vidgram

#yayanabuahmad
#kajianislam
#ustadzkhalid #puasa #sedekah #ramadhan2017 #ramadhan #kajiandakwah #Islam
Ustadz Khalid Basalamah PANEN PAHALA DI BULAN RAMADHAN Bulan Ramadhan adalah kesempatan menuai pahala melimpah. Banyak amalan yang bisa dilakukan ketika itu agar menuai ganjaran yang luar biasa. Dengan memberi sesuap nasi, secangkir teh, segelas air mineral, secuil kurma atau snack yang menggiurkan, itu pun bisa menjadi ladang pahala. Maka sudah sepantasnya kesempatan tersebut tidak terlewatkan. Inilah janji pahala yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebutkan, “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi: 807, Ibnu Majah: 1746, dan Ahmad: 5/192. Syaikh Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih) Al Munawi menjelaskan bahwa memberi makan buka puasa di sini boleh jadi dengan makan malam, atau dengan kurma. Jika tidak bisa dengan itu, maka bisa pula dengan seteguk air. (Faidul Qodhir, 6/243) Imam Ath Thobari menerangkan, “Barangsiapa yang menolong seorang mukmin dalam beramal kebaikan, maka orang yang menolong tersebut akan mendapatkan pahala semisal pelaku kebaikan tadi. Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi kabar bahwa orang yang mempersiapkan segala perlengkapan perang bagi orang yang ingin berperang, maka ia akan mendapatkan pahala berperang. Begitu pula orang yang memberi makan buka puasa atau memberi kekuatan melalui konsumsi makanan bagi orang yang berpuasa, maka ia pun akan mendapatkan pahala berpuasa.” (Syarh Ibnu Baththol, 9/65) Judul full kajian: dahsyatnya ramadhan Simak video kajian islam lainnya di @dakwah.vidgram #yayanabuahmad  #kajianislam  #ustadzkhalid  #puasa  #sedekah  #ramadhan2017  #ramadhan  #kajiandakwah  #Islam 
@Regrann from @islam_cahayaku -  Ustadz Firanda Andirja

BULAN KESABARAN

Imam Ibnu Rajab Al Hambali mengatakan, ”Puasa adalah bagian dari kesabaran.” Mengenai ganjaran orang yang bersabar, Allah Ta’ala berfirman, “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az Zumar: 10)

Sabar itu ada tiga macam yaitu:

1- Sabar dalam melakukan ketaatan kepada Allah,
2- Sabar dalam meninggalkan yang haram 
3- Sabar dalam menghadapi takdir yang terasa menyakitkan.

Ketiga macam bentuk sabar ini, semuanya terdapat dalam amalan puasa. Dalam puasa tentu saja di dalamnya ada bentuk melakukan ketaatan, menjauhi hal-hal yang diharamkan, juga dalam puasa seseorang berusaha bersabar dari hal-hal yang menyakitkan seperti menahan diri dari rasa lapar, dahaga, dan lemahnya badan. Itulah mengapa amalan puasa bisa meraih pahala tak terhingga sebagaimana sabar. (Lihat Lathoiful Ma’arif karya Ibnu Rajab, hal. 268-269)

Judul full kajian: syarah kitab as-siyam

Simak video kajian islam lainnya di  @dakwah.vidgram

#yayanabuahmad
#kajianislam
#ramadhan_dv - #regrann
@Regrann from @islam_cahayaku - Ustadz Firanda Andirja BULAN KESABARAN Imam Ibnu Rajab Al Hambali mengatakan, ”Puasa adalah bagian dari kesabaran.” Mengenai ganjaran orang yang bersabar, Allah Ta’ala berfirman, “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az Zumar: 10) Sabar itu ada tiga macam yaitu: 1- Sabar dalam melakukan ketaatan kepada Allah, 2- Sabar dalam meninggalkan yang haram 3- Sabar dalam menghadapi takdir yang terasa menyakitkan. Ketiga macam bentuk sabar ini, semuanya terdapat dalam amalan puasa. Dalam puasa tentu saja di dalamnya ada bentuk melakukan ketaatan, menjauhi hal-hal yang diharamkan, juga dalam puasa seseorang berusaha bersabar dari hal-hal yang menyakitkan seperti menahan diri dari rasa lapar, dahaga, dan lemahnya badan. Itulah mengapa amalan puasa bisa meraih pahala tak terhingga sebagaimana sabar. (Lihat Lathoiful Ma’arif karya Ibnu Rajab, hal. 268-269) Judul full kajian: syarah kitab as-siyam Simak video kajian islam lainnya di @dakwah.vidgram #yayanabuahmad  #kajianislam  #ramadhan_dv  - #regrann 
Keutamaan Berwudhu Sebelum Tidur
Rasulullah menyebutkan keutamaan berwudhu sebelum tidur, orang yang berwudhu sebelum tidur akan didoakan malaikat.

Dari Abdullah bin Umar bahwa Rasulullah bersabda:
- Barang siapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya, dia tidak akan bangun hingga Malaikat berdoa "Ya Allah ampunilah hamba mu sih fulan karena tidur dalam keadaan suci." (HR. Ibn Hibban 3/329. Syuaib Al-Arnauth mengatakan, perawi hadist ini termasuk perawi kitab shahih. Hadist ini juga dinilai shahih oleh Al-Albani dalam shahih At Targhib wat Tarhib I/37).
➡Dari Ibnu 'Abbas  bahwa Rasulullah bersabda:
- Sucikanlah badan-badan kalian, semoga Allah mensucikan kalian, karena tidak ada seorang hamba pun yang tidur malam dalam keadaan suci melainkan satu malaikat akan bersamanya di dalam syi'aar, tidak satu saat pun dia membalikan badannya melainkan satu Malaikat akan berkata: "Ya Allah ampunilah hamba mu ini, karena ia tidur malam dalam keadaan suci." (HR. Thabrani dalam kitab Al-Ausath dengan sannad jayyid. Al-Hafizh Ibnu Hajar menghukumi sannadnya dengan jayyid. Lihat kitab Fat-hul Baari XI/109).
➡Al-Hafizh Ibnu Hajar menjelaskan beberapa manfaat berwudhu sebelum tidur, ada banyak manfaat berwudhu sebelum tidur, diantaranya:
- Orang itu tidur dalam keadaan suci, agar ketika kematian menjemputnya, dia berada dalam keadaan sempurna.
#kajianislam
Keutamaan Berwudhu Sebelum Tidur Rasulullah menyebutkan keutamaan berwudhu sebelum tidur, orang yang berwudhu sebelum tidur akan didoakan malaikat. Dari Abdullah bin Umar bahwa Rasulullah bersabda: - Barang siapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya, dia tidak akan bangun hingga Malaikat berdoa "Ya Allah ampunilah hamba mu sih fulan karena tidur dalam keadaan suci." (HR. Ibn Hibban 3/329. Syuaib Al-Arnauth mengatakan, perawi hadist ini termasuk perawi kitab shahih. Hadist ini juga dinilai shahih oleh Al-Albani dalam shahih At Targhib wat Tarhib I/37). ➡Dari Ibnu 'Abbas bahwa Rasulullah bersabda: - Sucikanlah badan-badan kalian, semoga Allah mensucikan kalian, karena tidak ada seorang hamba pun yang tidur malam dalam keadaan suci melainkan satu malaikat akan bersamanya di dalam syi'aar, tidak satu saat pun dia membalikan badannya melainkan satu Malaikat akan berkata: "Ya Allah ampunilah hamba mu ini, karena ia tidur malam dalam keadaan suci." (HR. Thabrani dalam kitab Al-Ausath dengan sannad jayyid. Al-Hafizh Ibnu Hajar menghukumi sannadnya dengan jayyid. Lihat kitab Fat-hul Baari XI/109). ➡Al-Hafizh Ibnu Hajar menjelaskan beberapa manfaat berwudhu sebelum tidur, ada banyak manfaat berwudhu sebelum tidur, diantaranya: - Orang itu tidur dalam keadaan suci, agar ketika kematian menjemputnya, dia berada dalam keadaan sempurna. #kajianislam 
@Regrann from @dakwah.vidgram -  Ustadz Abu Yahya Badrusalam

MEMBACA AL QUR'AN TAPI GAK PAHAM MAKNANYA

Memahami ayat-ayat al-Quran dan mentadaburinya adalah sebuah keniscayaan bagi seorang muslim, karena al-Quran diturunkan sebagai petunjuk bagi seluruh manusia

Allah Ta’ala berfirman, “Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai pikiran.” (QS. Shaad: 29)

Bahkan Allah mencela orang-orang yang tidak mentadaburi ayat-ayatnya. Allah berfirman, “Maka apakah mereka tidak memperhatikan al-Quran ataukah hati mereka terkunci?.” (QS. Muhammad: 24)

Walau demikian, dibolehkan hanya membaca tanpa memahami maknanya dengan tujuan mendapatkan pahala membaca, sebagaimana keumuman hadits Nabi salallahu alalihi wa sallam, “Siapa yang membaca satu huruf dari al-Quran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan  الم  satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf.” (HR. Tirmidzi dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al-Jami’, no. 6469)

Syaikh Ibnu Baz berkata, "Seorang mukmin dan mukminah dibolehkan membaca al-Qur’an meski tidak memahami maknanya, akan tetapi mereka disyariatkan untuk menghayati dan memikirkan maknanya sampai dia faham. Dan hendaknya ia meruju’ ke kitab-kitab tafsir jika ia mampu memahaminya. Hendaknya ia juga merujuk kitab bahasa arab untuk mengambil faedah dari situ dan ia hendaknya bertanya kepada Ulama tentang kesulitan yang ia temui, tujuannya adalah supaya ia menghayati, sebab Allah ta’ala berfirman dalam QS. shad: 29." (http://www.binbaz.org.sa/mat/21534)

Idealnya adalah sebagaimana yang diterangkan oleh syaikh Ibnu Baz, yakni seorang mukmin atau mukminah membaca al-Qur’an dan berusaha memahami maknanya. Memahami makna al-Qur’an bisa dilakukan dengan melihat terjemah, kitab tafsir atau bertanya kepada Ulama.

Judul full kajian: amalan-amalan di bulan ramadhan

Simak video kajian islam lainnya di  @dakwah.vidgram

#yayanabuahmad
#kajianislam
#ramadhan_dv
@Regrann from @dakwah.vidgram - Ustadz Abu Yahya Badrusalam MEMBACA AL QUR'AN TAPI GAK PAHAM MAKNANYA Memahami ayat-ayat al-Quran dan mentadaburinya adalah sebuah keniscayaan bagi seorang muslim, karena al-Quran diturunkan sebagai petunjuk bagi seluruh manusia Allah Ta’ala berfirman, “Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai pikiran.” (QS. Shaad: 29) Bahkan Allah mencela orang-orang yang tidak mentadaburi ayat-ayatnya. Allah berfirman, “Maka apakah mereka tidak memperhatikan al-Quran ataukah hati mereka terkunci?.” (QS. Muhammad: 24) Walau demikian, dibolehkan hanya membaca tanpa memahami maknanya dengan tujuan mendapatkan pahala membaca, sebagaimana keumuman hadits Nabi salallahu alalihi wa sallam, “Siapa yang membaca satu huruf dari al-Quran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan الم satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf.” (HR. Tirmidzi dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al-Jami’, no. 6469) Syaikh Ibnu Baz berkata, "Seorang mukmin dan mukminah dibolehkan membaca al-Qur’an meski tidak memahami maknanya, akan tetapi mereka disyariatkan untuk menghayati dan memikirkan maknanya sampai dia faham. Dan hendaknya ia meruju’ ke kitab-kitab tafsir jika ia mampu memahaminya. Hendaknya ia juga merujuk kitab bahasa arab untuk mengambil faedah dari situ dan ia hendaknya bertanya kepada Ulama tentang kesulitan yang ia temui, tujuannya adalah supaya ia menghayati, sebab Allah ta’ala berfirman dalam QS. shad: 29." (http://www.binbaz.org.sa/mat/21534) Idealnya adalah sebagaimana yang diterangkan oleh syaikh Ibnu Baz, yakni seorang mukmin atau mukminah membaca al-Qur’an dan berusaha memahami maknanya. Memahami makna al-Qur’an bisa dilakukan dengan melihat terjemah, kitab tafsir atau bertanya kepada Ulama. Judul full kajian: amalan-amalan di bulan ramadhan Simak video kajian islam lainnya di @dakwah.vidgram #yayanabuahmad  #kajianislam  #ramadhan_dv 
#Repost from @dakwah.vidgram with @regram.app ... Ustadz Khalid Basalamah

PANEN PAHALA DI BULAN RAMADHAN

Bulan Ramadhan adalah kesempatan menuai pahala melimpah. Banyak amalan yang bisa dilakukan ketika itu agar menuai ganjaran yang luar biasa. Dengan memberi sesuap nasi, secangkir teh, segelas air mineral, secuil kurma atau snack yang menggiurkan, itu pun bisa menjadi ladang pahala. Maka sudah sepantasnya kesempatan tersebut tidak terlewatkan.

Inilah janji pahala yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebutkan, “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi: 807, Ibnu Majah: 1746, dan Ahmad: 5/192. Syaikh Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Al Munawi menjelaskan bahwa memberi makan buka puasa di sini boleh jadi dengan makan malam, atau dengan kurma. Jika tidak bisa dengan itu, maka bisa pula dengan seteguk air. (Faidul Qodhir, 6/243)

Imam Ath Thobari menerangkan, “Barangsiapa yang menolong seorang mukmin dalam beramal kebaikan, maka orang yang menolong tersebut akan mendapatkan pahala semisal pelaku kebaikan tadi. Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi kabar bahwa orang yang mempersiapkan segala perlengkapan perang bagi orang yang ingin berperang, maka ia akan mendapatkan pahala berperang. Begitu pula orang yang memberi makan buka puasa atau memberi kekuatan melalui konsumsi makanan bagi orang yang berpuasa, maka ia pun akan mendapatkan pahala berpuasa.” (Syarh Ibnu Baththol, 9/65)

Judul full kajian: dahsyatnya ramadhan

Simak video kajian islam lainnya di  @dakwah.vidgram

#yayanabuahmad
#kajianislam
#ramadhan_dv
#Repost  from @dakwah.vidgram with @regram.app ... Ustadz Khalid Basalamah PANEN PAHALA DI BULAN RAMADHAN Bulan Ramadhan adalah kesempatan menuai pahala melimpah. Banyak amalan yang bisa dilakukan ketika itu agar menuai ganjaran yang luar biasa. Dengan memberi sesuap nasi, secangkir teh, segelas air mineral, secuil kurma atau snack yang menggiurkan, itu pun bisa menjadi ladang pahala. Maka sudah sepantasnya kesempatan tersebut tidak terlewatkan. Inilah janji pahala yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebutkan, “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi: 807, Ibnu Majah: 1746, dan Ahmad: 5/192. Syaikh Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih) Al Munawi menjelaskan bahwa memberi makan buka puasa di sini boleh jadi dengan makan malam, atau dengan kurma. Jika tidak bisa dengan itu, maka bisa pula dengan seteguk air. (Faidul Qodhir, 6/243) Imam Ath Thobari menerangkan, “Barangsiapa yang menolong seorang mukmin dalam beramal kebaikan, maka orang yang menolong tersebut akan mendapatkan pahala semisal pelaku kebaikan tadi. Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi kabar bahwa orang yang mempersiapkan segala perlengkapan perang bagi orang yang ingin berperang, maka ia akan mendapatkan pahala berperang. Begitu pula orang yang memberi makan buka puasa atau memberi kekuatan melalui konsumsi makanan bagi orang yang berpuasa, maka ia pun akan mendapatkan pahala berpuasa.” (Syarh Ibnu Baththol, 9/65) Judul full kajian: dahsyatnya ramadhan Simak video kajian islam lainnya di @dakwah.vidgram #yayanabuahmad  #kajianislam  #ramadhan_dv 
Yuk berbuka sesuai ajaran Rasulullah SAW ^^ @Regrann from @kajianislam -  TATA CARA BERBUKA PUASA

1. Siapkan air putih atau kurma. Minimal kurma 3 biji atau lebih tapi ganjil jumlahnya.

2. Tunggu suara adzan magrib dan pastikan itu benar ada adzan maghrib.

3. Jika telah mendengar adzan maka bacalah "bismillah" dan makan 3 kurma tadi baru anda minum air yang anda sukai. Tapi jika tidak ada kurma maka hendaknya minum air putih dulu.

4. Setelah makan kurma dan minum air putih maka ucapkan doa berikut:

ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله

Dzahabazh zhoma-u wabtalatil ‘urûqu wa tsabatal ajru insyâ Allah | Artinya: Rasa haus telah hilang, kerongkongan telah basah, semoga pahala didapatkan. Insya Allah. (HR Abu Daud no 2357, Ad Daruquthni no 2/401)

Setelah itu jika anda ingin doa dgn doa2 yang lain maka silahkan dan perbanyaklah.
Dan selamat menikmati hidangan buka puasa.

5. Jangan lupa bahwa anda ada kewajiban shalat maghrib. Jadi jangan sampai terlambat untuk kaum pria untuk berjama'ah di masjid.

Semoga Allah ta'ala senantiasa memberi kekuatan kepada kita semua untuk menjalankan puasa dan amalan ibadah lainnya di bulan Ramadhan.

#instagram #islam #kajianislam #doa #bukapuasa #doabukapuasa #tatacarabukapuasa #ramadan #ramadhan #puasa #bulanpuasa #puasaramadan #puasaramadhan - #regrann
Yuk berbuka sesuai ajaran Rasulullah SAW ^^ @Regrann from @kajianislam - TATA CARA BERBUKA PUASA 1. Siapkan air putih atau kurma. Minimal kurma 3 biji atau lebih tapi ganjil jumlahnya. 2. Tunggu suara adzan magrib dan pastikan itu benar ada adzan maghrib. 3. Jika telah mendengar adzan maka bacalah "bismillah" dan makan 3 kurma tadi baru anda minum air yang anda sukai. Tapi jika tidak ada kurma maka hendaknya minum air putih dulu. 4. Setelah makan kurma dan minum air putih maka ucapkan doa berikut: ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله Dzahabazh zhoma-u wabtalatil ‘urûqu wa tsabatal ajru insyâ Allah | Artinya: Rasa haus telah hilang, kerongkongan telah basah, semoga pahala didapatkan. Insya Allah. (HR Abu Daud no 2357, Ad Daruquthni no 2/401) Setelah itu jika anda ingin doa dgn doa2 yang lain maka silahkan dan perbanyaklah. Dan selamat menikmati hidangan buka puasa. 5. Jangan lupa bahwa anda ada kewajiban shalat maghrib. Jadi jangan sampai terlambat untuk kaum pria untuk berjama'ah di masjid. Semoga Allah ta'ala senantiasa memberi kekuatan kepada kita semua untuk menjalankan puasa dan amalan ibadah lainnya di bulan Ramadhan. #instagram  #islam  #kajianislam  #doa  #bukapuasa  #doabukapuasa  #tatacarabukapuasa  #ramadan  #ramadhan  #puasa  #bulanpuasa  #puasaramadan  #puasaramadhan  - #regrann 
Ustadz Khalid Basalamah

PANEN PAHALA DI BULAN RAMADHAN

Bulan Ramadhan adalah kesempatan menuai pahala melimpah. Banyak amalan yang bisa dilakukan ketika itu agar menuai ganjaran yang luar biasa. Dengan memberi sesuap nasi, secangkir teh, segelas air mineral, secuil kurma atau snack yang menggiurkan, itu pun bisa menjadi ladang pahala. Maka sudah sepantasnya kesempatan tersebut tidak terlewatkan.

Inilah janji pahala yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebutkan, “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi: 807, Ibnu Majah: 1746, dan Ahmad: 5/192. Syaikh Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Al Munawi menjelaskan bahwa memberi makan buka puasa di sini boleh jadi dengan makan malam, atau dengan kurma. Jika tidak bisa dengan itu, maka bisa pula dengan seteguk air. (Faidul Qodhir, 6/243)

Imam Ath Thobari menerangkan, “Barangsiapa yang menolong seorang mukmin dalam beramal kebaikan, maka orang yang menolong tersebut akan mendapatkan pahala semisal pelaku kebaikan tadi. Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi kabar bahwa orang yang mempersiapkan segala perlengkapan perang bagi orang yang ingin berperang, maka ia akan mendapatkan pahala berperang. Begitu pula orang yang memberi makan buka puasa atau memberi kekuatan melalui konsumsi makanan bagi orang yang berpuasa, maka ia pun akan mendapatkan pahala berpuasa.” (Syarh Ibnu Baththol, 9/65)

Judul full kajian: dahsyatnya ramadhan

Simak video kajian islam lainnya di  @dakwah.vidgram

#yayanabuahmad
#kajianislam
#ramadhan_dv - #regrann
Ustadz Khalid Basalamah PANEN PAHALA DI BULAN RAMADHAN Bulan Ramadhan adalah kesempatan menuai pahala melimpah. Banyak amalan yang bisa dilakukan ketika itu agar menuai ganjaran yang luar biasa. Dengan memberi sesuap nasi, secangkir teh, segelas air mineral, secuil kurma atau snack yang menggiurkan, itu pun bisa menjadi ladang pahala. Maka sudah sepantasnya kesempatan tersebut tidak terlewatkan. Inilah janji pahala yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebutkan, “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi: 807, Ibnu Majah: 1746, dan Ahmad: 5/192. Syaikh Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih) Al Munawi menjelaskan bahwa memberi makan buka puasa di sini boleh jadi dengan makan malam, atau dengan kurma. Jika tidak bisa dengan itu, maka bisa pula dengan seteguk air. (Faidul Qodhir, 6/243) Imam Ath Thobari menerangkan, “Barangsiapa yang menolong seorang mukmin dalam beramal kebaikan, maka orang yang menolong tersebut akan mendapatkan pahala semisal pelaku kebaikan tadi. Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi kabar bahwa orang yang mempersiapkan segala perlengkapan perang bagi orang yang ingin berperang, maka ia akan mendapatkan pahala berperang. Begitu pula orang yang memberi makan buka puasa atau memberi kekuatan melalui konsumsi makanan bagi orang yang berpuasa, maka ia pun akan mendapatkan pahala berpuasa.” (Syarh Ibnu Baththol, 9/65) Judul full kajian: dahsyatnya ramadhan Simak video kajian islam lainnya di @dakwah.vidgram #yayanabuahmad  #kajianislam  #ramadhan_dv  - #regrann 
Semoga bermanfaat

Source:@kajian_ustadzkhalid

#kajiansunnah #kajianislam #khalidbasalamah #ramadhanmubarok
@Regrann from @dakwah.vidgram -  Ustadz Khalid Basalamah

TELAH TIBA BULAN YANG PENUH BERKAH

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Telah datang kepada kalian Ramadhan bulan penuh berkah, Allah Azza wa Jalla telah mewajibkan atas kalian untuk berpuasa padanya, di dalamnya:

1. Dibukakan pintu-pintu langit.
2. Ditutup pintu-pintu neraka.
3. Dibelenggu pemimpin setan.
4. Dan di dalamnya Allah memiliki 1 malam yang lebih baik dari seribu bulan, siapa yang diharamkan dari kebaikannya maka sungguh dia telah-benar-benar diharamkan kebaikan.” (HR. An Nasai, Shahih Al Jami’, no. 55)

Syaikh Ibnu Baz berkata, “Bulan ini adalah bulan yang agung penuh dengan berkah, sambutlah bulan ini :

1. Dengan kegembiraan dan suka cita.
2. Dengan tekad yang bulat untuk berpuasa dan beribadah di malam harinya.
3. Dengan berlomba-lomba untuk mengerjakan kebaikan.
4. Dengan segera bertaubat yang nasuha (sebenarnya).
5. Dengan saling menasehati dan tolong menolong atas kebaikan dan taqwa.
6. Dengan saling memberi wasiat agar beramar ma’ruf dan nahi mungkar.
7. Dengan berdakwah kepada setiap kebaikan.

Agar kalian menang dengan mendapatkan kemuliaan dan pahala yang sangat besar.” (Majmu’ fatawa Ibnu Baz, 15/38)

Judul full kajian: dahsyatnya ramadhan

Simak video kajian islam lainnya di  @dakwah.vidgram

#yayanabuahmad
#kajianislam
#ramadhan_dv - #regrann
@Regrann from @dakwah.vidgram - Ustadz Khalid Basalamah TELAH TIBA BULAN YANG PENUH BERKAH Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Telah datang kepada kalian Ramadhan bulan penuh berkah, Allah Azza wa Jalla telah mewajibkan atas kalian untuk berpuasa padanya, di dalamnya: 1. Dibukakan pintu-pintu langit. 2. Ditutup pintu-pintu neraka. 3. Dibelenggu pemimpin setan. 4. Dan di dalamnya Allah memiliki 1 malam yang lebih baik dari seribu bulan, siapa yang diharamkan dari kebaikannya maka sungguh dia telah-benar-benar diharamkan kebaikan.” (HR. An Nasai, Shahih Al Jami’, no. 55) Syaikh Ibnu Baz berkata, “Bulan ini adalah bulan yang agung penuh dengan berkah, sambutlah bulan ini : 1. Dengan kegembiraan dan suka cita. 2. Dengan tekad yang bulat untuk berpuasa dan beribadah di malam harinya. 3. Dengan berlomba-lomba untuk mengerjakan kebaikan. 4. Dengan segera bertaubat yang nasuha (sebenarnya). 5. Dengan saling menasehati dan tolong menolong atas kebaikan dan taqwa. 6. Dengan saling memberi wasiat agar beramar ma’ruf dan nahi mungkar. 7. Dengan berdakwah kepada setiap kebaikan. Agar kalian menang dengan mendapatkan kemuliaan dan pahala yang sangat besar.” (Majmu’ fatawa Ibnu Baz, 15/38) Judul full kajian: dahsyatnya ramadhan Simak video kajian islam lainnya di @dakwah.vidgram #yayanabuahmad  #kajianislam  #ramadhan_dv  - #regrann 
Silahkan di play, Single Ramadhan untuk full cek bio #kajianislam #Kajian #infokajianbandung #dakwah #islamituindah #islam #doa #hope #surga #jannah #freedom #peace
Ustadz Subhan Bawazier

MENCICIPI MASAKAN SAAT PUASA

Diperbolehkan bagi orang yang puasa, baik lelaki maupun wanita, untuk mencicipi makanan jika ada kebutuhan. Bentuknya bisa dengan meletakkan makanan di ujung lidahnya, dirasakan, kemudian dikeluarkan, dan tidak ditelan sedikit pun

Di antara dalil yang menunjukkan hal ini adalah perkataan Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu, “Tidak mengapa seseorang yang sedang berpuasa mencicipi cuka atau sesuatu, selama tidak masuk sampai ke kerongkongan.” (HR. Ibnu Abi Syaibah dalam Mushonnaf no. 9277. Syaikh Albani dalam Irwa’ no. 937 mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, “Mencicipi makanan terlarang bagi orang yang tidak memiliki hajat, akan tetapi hal ini tidak membatalkan puasanya. Adapun untuk orang yang memiliki hajat, maka hukumnya seperti berkumur-kumur.” (Majmu’ Fatawa, 25/266-267, Maktabah Syamilah)

Imam Nawawi mengatakan, "Makruh bagi orang yang berpuasa mengunyah roti atau mencicipi kuah makanan. Jika sampai mencicipi dan tidak melewati tenggorokan maka puasanya tidak batal." (Al-Majmu' Syarah Al-Muhadzdab, jilid 6 hal. 354)

Imam Ahmad berkata, "Saya lebih menyukai seorang yang sedang berpuasa untuk menjauhkan diri dari mencicipi makanan. Tetapi jika sampai mencicipinya maka tidak apa apa." (Al-Mughni, jilid 3 hal.125)

Imam Ibnu Hazm berkata, "Mengunyah makanan atau mencicipinya selama tidak menelannya sampai ke tenggorokan maka hal itu tidak membatalkan puasa." (Al-Muhalla bil Atsar, jilid 4 hal. 350)

Jika orang yang puasa menelan makanan yang dicicipi karena tidak sengaja maka dia tidak wajib qadha, dan dia lanjutkan puasanya

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang lupa sedang ia dalam keadaan puasa lalu ia makan atau minum, maka hendaklah ia sempurnakan puasanya karena kala itu Allah yang memberi ia makan dan minum.” (HR. Bukhari: 1933 dan Muslim: 1155)

Termasuk dalam keumuman hadits diatas adalah menelan makanan tanpa disengaja.

Judul full kajian: tazkiyatun nafs pada bulan ramadhan

Simak video kajian islam lainnya di  @dakwah.vidgram

#yayanabuahmad
#kajianislam
#ramadhan_dv
#ikhwanciledug
Ustadz Subhan Bawazier MENCICIPI MASAKAN SAAT PUASA Diperbolehkan bagi orang yang puasa, baik lelaki maupun wanita, untuk mencicipi makanan jika ada kebutuhan. Bentuknya bisa dengan meletakkan makanan di ujung lidahnya, dirasakan, kemudian dikeluarkan, dan tidak ditelan sedikit pun Di antara dalil yang menunjukkan hal ini adalah perkataan Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu, “Tidak mengapa seseorang yang sedang berpuasa mencicipi cuka atau sesuatu, selama tidak masuk sampai ke kerongkongan.” (HR. Ibnu Abi Syaibah dalam Mushonnaf no. 9277. Syaikh Albani dalam Irwa’ no. 937 mengatakan bahwa hadits ini hasan) Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, “Mencicipi makanan terlarang bagi orang yang tidak memiliki hajat, akan tetapi hal ini tidak membatalkan puasanya. Adapun untuk orang yang memiliki hajat, maka hukumnya seperti berkumur-kumur.” (Majmu’ Fatawa, 25/266-267, Maktabah Syamilah) Imam Nawawi mengatakan, "Makruh bagi orang yang berpuasa mengunyah roti atau mencicipi kuah makanan. Jika sampai mencicipi dan tidak melewati tenggorokan maka puasanya tidak batal." (Al-Majmu' Syarah Al-Muhadzdab, jilid 6 hal. 354) Imam Ahmad berkata, "Saya lebih menyukai seorang yang sedang berpuasa untuk menjauhkan diri dari mencicipi makanan. Tetapi jika sampai mencicipinya maka tidak apa apa." (Al-Mughni, jilid 3 hal.125) Imam Ibnu Hazm berkata, "Mengunyah makanan atau mencicipinya selama tidak menelannya sampai ke tenggorokan maka hal itu tidak membatalkan puasa." (Al-Muhalla bil Atsar, jilid 4 hal. 350) Jika orang yang puasa menelan makanan yang dicicipi karena tidak sengaja maka dia tidak wajib qadha, dan dia lanjutkan puasanya Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang lupa sedang ia dalam keadaan puasa lalu ia makan atau minum, maka hendaklah ia sempurnakan puasanya karena kala itu Allah yang memberi ia makan dan minum.” (HR. Bukhari: 1933 dan Muslim: 1155) Termasuk dalam keumuman hadits diatas adalah menelan makanan tanpa disengaja. Judul full kajian: tazkiyatun nafs pada bulan ramadhan Simak video kajian islam lainnya di @dakwah.vidgram #yayanabuahmad  #kajianislam  #ramadhan_dv  #ikhwanciledug 
Ibnu Qudamah dalam kitāb Mukhtasar Minhajul Qashidin menjelaskan puasa dilihat dari orang yang berpuasa itu ada 3 (tiga) tingkatan, yaitu:
.
• Tingkatan Pertama | Puasanya orang awam
Puasanya orang awam yaitu orang yang hanya sebatas meninggalkan makan, minum dan hal-hal yang membatalkan puasa.
Tetapi dia tidak meninggalkan perbuatan yang makruh, bahkan dia tetap melakukan hal yang maksiat.
.
• Tingkatan Kedua | Puasanya orang khusus
Puasanya orang khusus yaitu puasanya bukan hanya meninggalkan makan dan minum tapi dia tinggalkan juga perkara-perkara maksiat yang makruh yang bisa mengurangi pahala puasa kita.
.
• Tingkatan Ketiga | Puasanya orang khususnya khusus.
Puasanya orang khususnya khusus yaitu puasanya habis untuk beribadah kepada Allāh Subhānahu wa Ta'āla.
.
#dakwah #tauhid #puasa #ramadhan  #bimbinganislam #kajianislam #puasasebenarnya
Ibnu Qudamah dalam kitāb Mukhtasar Minhajul Qashidin menjelaskan puasa dilihat dari orang yang berpuasa itu ada 3 (tiga) tingkatan, yaitu: . • Tingkatan Pertama | Puasanya orang awam Puasanya orang awam yaitu orang yang hanya sebatas meninggalkan makan, minum dan hal-hal yang membatalkan puasa. Tetapi dia tidak meninggalkan perbuatan yang makruh, bahkan dia tetap melakukan hal yang maksiat. . • Tingkatan Kedua | Puasanya orang khusus Puasanya orang khusus yaitu puasanya bukan hanya meninggalkan makan dan minum tapi dia tinggalkan juga perkara-perkara maksiat yang makruh yang bisa mengurangi pahala puasa kita. . • Tingkatan Ketiga | Puasanya orang khususnya khusus. Puasanya orang khususnya khusus yaitu puasanya habis untuk beribadah kepada Allāh Subhānahu wa Ta'āla. . #dakwah  #tauhid  #puasa  #ramadhan  #bimbinganislam  #kajianislam  #puasasebenarnya 
Ustadz Abu Yahya Badrusalam

BOLEHKAH SHALAT SUNNAH LAGI SETELAH SHALAT WITIR

Boleh melakukan shalat sunnah lagi sesukanya, namun shalat witirnya tidak perlu diulangi.

Pendapat ini adalah yang dipilih oleh mayoritas ulama seperti ulama-ulama Hanafiyah, Malikiyah, Hanabilah, pendapat yang masyhur di kalangan ulama Syafi’iyah dan pendapat ini juga menjadi pendapat An Nakho’i, Al Auza’i dan ‘Alqomah. Mengenai pendapat ini terdapat riwayat dari Abu Bakr, Sa’ad, Ammar, Ibnu ‘Abbas dan ‘Aisyah. Dasar dari pendapat ini adalah sebagai berikut.

Pertama, ‘Aisyah menceritakan mengenai shalat malam Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Nabi biasa melaksanakan shalat 13 raka’at (dalam semalam). Beliau melaksanakan shalat 8 raka’at kemudian beliau berwitir (dengan 1 raka’at). Kemudian setelah berwitir, beliau melaksanakan shalat dua raka’at sambil duduk.” (HR. Muslim: 738)

Kedua, dari Ummu Salamah, beliau mengatakan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melakukan shalat dua raka’at sambil duduk setelah melakukan witir (HR. Tirmidzi: 471. Syaikh Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Adapun dalil yang mengatakan bahwa shalat witirnya tidak perlu diulangi adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Tidak boleh ada dua witir dalam satu malam.” (HR. Tirmidzi: 470, Abu Daud: 1439, An Nasa-i: 1679. Syaikh Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Jika kita telah melakukan shalat tarawih ditutup witir bersama imam masjid, maka di malam harinya kita masih bisa melaksanakan shalat sunnah lagi. Sehingga tidak ada alasan untuk meninggalkan imam masjid ketika imam baru melaksanakan shalat tarawih 8 raka’at dengan niatan ingin melaksanakan shalat witir di rumah sebagai penutup ibadah atau shalat malam.

Judul full kajian: amalan-amalan di bulan ramadhan
Sumber artikel: rumaysho.com (setelah shalat witir bolehkah shalat sunnah lagi)

Simak video kajian islam lainnya di  @dakwah.vidgram

#yayanabuahmad
#kajianislam
#ramadhan_dv - #regrann
Ustadz Abu Yahya Badrusalam BOLEHKAH SHALAT SUNNAH LAGI SETELAH SHALAT WITIR Boleh melakukan shalat sunnah lagi sesukanya, namun shalat witirnya tidak perlu diulangi. Pendapat ini adalah yang dipilih oleh mayoritas ulama seperti ulama-ulama Hanafiyah, Malikiyah, Hanabilah, pendapat yang masyhur di kalangan ulama Syafi’iyah dan pendapat ini juga menjadi pendapat An Nakho’i, Al Auza’i dan ‘Alqomah. Mengenai pendapat ini terdapat riwayat dari Abu Bakr, Sa’ad, Ammar, Ibnu ‘Abbas dan ‘Aisyah. Dasar dari pendapat ini adalah sebagai berikut. Pertama, ‘Aisyah menceritakan mengenai shalat malam Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Nabi biasa melaksanakan shalat 13 raka’at (dalam semalam). Beliau melaksanakan shalat 8 raka’at kemudian beliau berwitir (dengan 1 raka’at). Kemudian setelah berwitir, beliau melaksanakan shalat dua raka’at sambil duduk.” (HR. Muslim: 738) Kedua, dari Ummu Salamah, beliau mengatakan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melakukan shalat dua raka’at sambil duduk setelah melakukan witir (HR. Tirmidzi: 471. Syaikh Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih) Adapun dalil yang mengatakan bahwa shalat witirnya tidak perlu diulangi adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Tidak boleh ada dua witir dalam satu malam.” (HR. Tirmidzi: 470, Abu Daud: 1439, An Nasa-i: 1679. Syaikh Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih) Jika kita telah melakukan shalat tarawih ditutup witir bersama imam masjid, maka di malam harinya kita masih bisa melaksanakan shalat sunnah lagi. Sehingga tidak ada alasan untuk meninggalkan imam masjid ketika imam baru melaksanakan shalat tarawih 8 raka’at dengan niatan ingin melaksanakan shalat witir di rumah sebagai penutup ibadah atau shalat malam. Judul full kajian: amalan-amalan di bulan ramadhan Sumber artikel: rumaysho.com (setelah shalat witir bolehkah shalat sunnah lagi) Simak video kajian islam lainnya di @dakwah.vidgram #yayanabuahmad  #kajianislam  #ramadhan_dv  - #regrann 
.
[ Nasehat Ustadz Adi Hidayat kepada para Orang Tua ]
.Jadikan Anak Penghafal Alquran
.
.
👤 Ustadz Adi Hidayat, Lc, MA
.
.
. 📝 Sumber :
Simak▶Full Video Kajian (Riyadush Shalihin | Ust. Adi Hidayat Lc. MA. | Masjid As Salam,060517)
▶Channel Youtube Masjid As Salam
.
.
.
#dakwah #tausiyah #quran #kitamuslim #alquran #sunnah #kajianislam #kajiansunnah #jadikananak #penghafalalquran #ustadzadihidayat #Repost @satumuslim
Ustadz Subhan Bawazier

MENCICIPI MASAKAN SAAT PUASA

Diperbolehkan bagi orang yang puasa, baik lelaki maupun wanita, untuk mencicipi makanan jika ada kebutuhan. Bentuknya bisa dengan meletakkan makanan di ujung lidahnya, dirasakan, kemudian dikeluarkan, dan tidak ditelan sedikit pun

Di antara dalil yang menunjukkan hal ini adalah perkataan Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu, “Tidak mengapa seseorang yang sedang berpuasa mencicipi cuka atau sesuatu, selama tidak masuk sampai ke kerongkongan.” (HR. Ibnu Abi Syaibah dalam Mushonnaf no. 9277. Syaikh Albani dalam Irwa’ no. 937 mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, “Mencicipi makanan terlarang bagi orang yang tidak memiliki hajat, akan tetapi hal ini tidak membatalkan puasanya. Adapun untuk orang yang memiliki hajat, maka hukumnya seperti berkumur-kumur.” (Majmu’ Fatawa, 25/266-267, Maktabah Syamilah)

Imam Nawawi mengatakan, "Makruh bagi orang yang berpuasa mengunyah roti atau mencicipi kuah makanan. Jika sampai mencicipi dan tidak melewati tenggorokan maka puasanya tidak batal." (Al-Majmu' Syarah Al-Muhadzdab, jilid 6 hal. 354)

Imam Ahmad berkata, "Saya lebih menyukai seorang yang sedang berpuasa untuk menjauhkan diri dari mencicipi makanan. Tetapi jika sampai mencicipinya maka tidak apa apa." (Al-Mughni, jilid 3 hal.125)

Imam Ibnu Hazm berkata, "Mengunyah makanan atau mencicipinya selama tidak menelannya sampai ke tenggorokan maka hal itu tidak membatalkan puasa." (Al-Muhalla bil Atsar, jilid 4 hal. 350)

Jika orang yang puasa menelan makanan yang dicicipi karena tidak sengaja maka dia tidak wajib qadha, dan dia lanjutkan puasanya

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang lupa sedang ia dalam keadaan puasa lalu ia makan atau minum, maka hendaklah ia sempurnakan puasanya karena kala itu Allah yang memberi ia makan dan minum.” (HR. Bukhari: 1933 dan Muslim: 1155)

Termasuk dalam keumuman hadits diatas adalah menelan makanan tanpa disengaja.

Judul full kajian: tazkiyatun nafs pada bulan ramadhan

Simak video kajian islam lainnya di  @dakwah.vidgram

#yayanabuahmad
#kajianislam
#ramadhan_dv
Ustadz Subhan Bawazier MENCICIPI MASAKAN SAAT PUASA Diperbolehkan bagi orang yang puasa, baik lelaki maupun wanita, untuk mencicipi makanan jika ada kebutuhan. Bentuknya bisa dengan meletakkan makanan di ujung lidahnya, dirasakan, kemudian dikeluarkan, dan tidak ditelan sedikit pun Di antara dalil yang menunjukkan hal ini adalah perkataan Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu, “Tidak mengapa seseorang yang sedang berpuasa mencicipi cuka atau sesuatu, selama tidak masuk sampai ke kerongkongan.” (HR. Ibnu Abi Syaibah dalam Mushonnaf no. 9277. Syaikh Albani dalam Irwa’ no. 937 mengatakan bahwa hadits ini hasan) Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, “Mencicipi makanan terlarang bagi orang yang tidak memiliki hajat, akan tetapi hal ini tidak membatalkan puasanya. Adapun untuk orang yang memiliki hajat, maka hukumnya seperti berkumur-kumur.” (Majmu’ Fatawa, 25/266-267, Maktabah Syamilah) Imam Nawawi mengatakan, "Makruh bagi orang yang berpuasa mengunyah roti atau mencicipi kuah makanan. Jika sampai mencicipi dan tidak melewati tenggorokan maka puasanya tidak batal." (Al-Majmu' Syarah Al-Muhadzdab, jilid 6 hal. 354) Imam Ahmad berkata, "Saya lebih menyukai seorang yang sedang berpuasa untuk menjauhkan diri dari mencicipi makanan. Tetapi jika sampai mencicipinya maka tidak apa apa." (Al-Mughni, jilid 3 hal.125) Imam Ibnu Hazm berkata, "Mengunyah makanan atau mencicipinya selama tidak menelannya sampai ke tenggorokan maka hal itu tidak membatalkan puasa." (Al-Muhalla bil Atsar, jilid 4 hal. 350) Jika orang yang puasa menelan makanan yang dicicipi karena tidak sengaja maka dia tidak wajib qadha, dan dia lanjutkan puasanya Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang lupa sedang ia dalam keadaan puasa lalu ia makan atau minum, maka hendaklah ia sempurnakan puasanya karena kala itu Allah yang memberi ia makan dan minum.” (HR. Bukhari: 1933 dan Muslim: 1155) Termasuk dalam keumuman hadits diatas adalah menelan makanan tanpa disengaja. Judul full kajian: tazkiyatun nafs pada bulan ramadhan Simak video kajian islam lainnya di @dakwah.vidgram #yayanabuahmad  #kajianislam  #ramadhan_dv 
Ustadz Abu Yahya Badrusalam

AL-QUR'AN OBAT HATI

Allah berfirman, “Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (QS.Yunus: 57)

Allah juga berfirman, “Dan Kami turunkan dari al-Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan al-Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.” (QS. Al-Isra: 82)

Dalam Musnad Ahmad 1/391 (ash-Shahihah no. 199) dan Shahih Ibni Hibban serta lainnya, ‘Abdullah bin Mas’ud meriwayatkan bahwa Nabi bersabda, “Tidaklah seorang hamba mengucapkan doa berikut (ini) tatkala ia didera keresahan atau kesedihan melainkan Allah pasti akan menghilangkan keresahannya dan akan menggantikan kesedihannya dengan kegembiraan. "Ya Allah, sungguh aku ini adalah hamba-Mu, anak dari hamba-Mu, anak dari hamba perempuan-Mu, ubun-ubunku ada di tangan-Mu, ketentuan-Mu berlaku pada diriku, keputusan-Mu adil terhadapku, Aku memohon kepada-Mu dengan semua nama yang merupakan milik-Mu, nama yang engkau lekatkan sendiri untuk menamai diri-Mu, atau yang Engkau ajarkan kepada seseorang di antara hamba-Mu, atau yang Engkau turunkan dalam kitab-Mu, atau yang Engkau khususkan untuk diri-Mu dalam ilmu gaib di sisi-Mu, agar engkau menjadikan al-Qur’an sebagai penyejuk hatiku, cahaya dadaku, penghilang kesedihanku dan pelenyap keresahanku." (Mengenai penjelasan hadits ini lihat al-Fawa’id karya Imam Ibnul Qayyim hlm. 44)

Judul full kajian: amalan-amalan di bulan ramadhan

Simak video kajian islam lainnya di  @dakwah.vidgram

#yayanabuahmad
#kajianislam
#ramadhan_dv - #regrann
Ustadz Abu Yahya Badrusalam AL-QUR'AN OBAT HATI Allah berfirman, “Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (QS.Yunus: 57) Allah juga berfirman, “Dan Kami turunkan dari al-Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan al-Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.” (QS. Al-Isra: 82) Dalam Musnad Ahmad 1/391 (ash-Shahihah no. 199) dan Shahih Ibni Hibban serta lainnya, ‘Abdullah bin Mas’ud meriwayatkan bahwa Nabi bersabda, “Tidaklah seorang hamba mengucapkan doa berikut (ini) tatkala ia didera keresahan atau kesedihan melainkan Allah pasti akan menghilangkan keresahannya dan akan menggantikan kesedihannya dengan kegembiraan. "Ya Allah, sungguh aku ini adalah hamba-Mu, anak dari hamba-Mu, anak dari hamba perempuan-Mu, ubun-ubunku ada di tangan-Mu, ketentuan-Mu berlaku pada diriku, keputusan-Mu adil terhadapku, Aku memohon kepada-Mu dengan semua nama yang merupakan milik-Mu, nama yang engkau lekatkan sendiri untuk menamai diri-Mu, atau yang Engkau ajarkan kepada seseorang di antara hamba-Mu, atau yang Engkau turunkan dalam kitab-Mu, atau yang Engkau khususkan untuk diri-Mu dalam ilmu gaib di sisi-Mu, agar engkau menjadikan al-Qur’an sebagai penyejuk hatiku, cahaya dadaku, penghilang kesedihanku dan pelenyap keresahanku." (Mengenai penjelasan hadits ini lihat al-Fawa’id karya Imam Ibnul Qayyim hlm. 44) Judul full kajian: amalan-amalan di bulan ramadhan Simak video kajian islam lainnya di @dakwah.vidgram #yayanabuahmad  #kajianislam  #ramadhan_dv  - #regrann 
@Regrann from @anggi_yudi_t .
📝 [ MENGODA ISTRI ORANG HARAM... ]
.
.👤 Ustadz Khalid Basalamah Hafidzahullah .
.📹 Follow : @anggi_yudi_t .
..________________..
Follow 👉@mujahidah_20
.#islamteduh#ustadzkhalidbasalamah#ustadzsyafiqrizabasalamah#islami#muslim#mukmin#dunia#dakwahvidgram#dakwah#sunnah#kajianislam#muslimindah#ikhwanbppn#akhwat2526#ikhwan#salaf#indonesia#rodjatv#belajarsunnah#ceramahagama#ceramahsingkat#ammarchannel#akhyartv#rodjatv#taubat#iman_#Regrann
@Regrann from @anggi_yudi_t . 📝 [ MENGODA ISTRI ORANG HARAM... ] . .👤 Ustadz Khalid Basalamah Hafidzahullah . .📹 Follow : @anggi_yudi_t . ..________________.. Follow 👉@mujahidah_20 .#islamteduh #ustadzkhalidbasalamah #ustadzsyafiqrizabasalamah #islami #muslim #mukmin #dunia #dakwahvidgram #dakwah #sunnah #kajianislam #muslimindah #ikhwanbppn #akhwat2526 #ikhwan #salaf #indonesia #rodjatv #belajarsunnah #ceramahagama #ceramahsingkat #ammarchannel #akhyartv #rodjatv #taubat #iman_ #Regrann 
kajianislam TATA CARA BERBUKA PUASA 1. Siapkan air putih atau kurma. Minimal kurma 3 biji atau lebih tapi ganjil jumlahnya. 2. Tunggu suara adzan magrib dan pastikan itu benar ada adzan maghrib. 3. Jika telah mendengar adzan maka bacalah "bismillah" dan makan 3 kurma tadi baru anda minum air yang anda sukai. Tapi jika tidak ada kurma maka hendaknya minum air putih dulu. 4. Setelah makan kurma dan minum air putih maka ucapkan doa berikut: ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله Dzahabazh zhoma-u wabtalatil ‘urûqu wa tsabatal ajru insyâ Allah | Artinya: Rasa haus telah hilang, kerongkongan telah basah, semoga pahala didapatkan. Insya Allah. (HR Abu Daud no 2357, Ad Daruquthni no 2/401) Setelah itu jika anda ingin doa dgn doa2 yang lain maka silahkan dan perbanyaklah. Dan selamat menikmati hidangan buka puasa. 5. Jangan lupa bahwa anda ada kewajiban shalat maghrib. Jadi jangan sampai terlambat untuk kaum pria untuk berjama'ah di masjid. Semoga Allah ta'ala senantiasa memberi kekuatan kepada kita semua untuk menjalankan puasa dan amalan ibadah lainnya di bulan Ramadhan. Follow @kajianislamchannel Follow @kajianislamchannel #instagram #islam #kajianislam #doa #bukapuasa #doabukapuasa #tatacarabukapuasa #ramadan #ramadhan #puasa #bulanpuasa #puasaramadan #puasaramadhan - #regrann
kajianislam TATA CARA BERBUKA PUASA 1. Siapkan air putih atau kurma. Minimal kurma 3 biji atau lebih tapi ganjil jumlahnya. 2. Tunggu suara adzan magrib dan pastikan itu benar ada adzan maghrib. 3. Jika telah mendengar adzan maka bacalah "bismillah" dan makan 3 kurma tadi baru anda minum air yang anda sukai. Tapi jika tidak ada kurma maka hendaknya minum air putih dulu. 4. Setelah makan kurma dan minum air putih maka ucapkan doa berikut: ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله Dzahabazh zhoma-u wabtalatil ‘urûqu wa tsabatal ajru insyâ Allah | Artinya: Rasa haus telah hilang, kerongkongan telah basah, semoga pahala didapatkan. Insya Allah. (HR Abu Daud no 2357, Ad Daruquthni no 2/401) Setelah itu jika anda ingin doa dgn doa2 yang lain maka silahkan dan perbanyaklah. Dan selamat menikmati hidangan buka puasa. 5. Jangan lupa bahwa anda ada kewajiban shalat maghrib. Jadi jangan sampai terlambat untuk kaum pria untuk berjama'ah di masjid. Semoga Allah ta'ala senantiasa memberi kekuatan kepada kita semua untuk menjalankan puasa dan amalan ibadah lainnya di bulan Ramadhan. Follow @kajianislamchannel Follow @kajianislamchannel #instagram  #islam  #kajianislam  #doa  #bukapuasa  #doabukapuasa  #tatacarabukapuasa  #ramadan  #ramadhan  #puasa  #bulanpuasa  #puasaramadan  #puasaramadhan  - #regrann 
Salah satu keutamaan yg harus di jaga dalam berpuasa adalah menjaga pahala puasa ... krn barang siapa bs menjaga pahala puasanya dia pasti bs menjaga puasanya ... Smntara yg hanya bs menjaga puasanya blm tentu bs menjaga pahala puasanya ... Met puasa all .... #marhabanyaramadhan #ramadhan2017 #puasa #shaum #tausiyah #kajianislam #ngaji #hfj #habibfachry #habibfachryjamalullail #day1
@Regrann from @kajianislam -  TATA CARA BERBUKA PUASA

1. Siapkan air putih atau kurma. Minimal kurma 3 biji atau lebih tapi ganjil jumlahnya.

2. Tunggu suara adzan magrib dan pastikan itu benar ada adzan maghrib.

3. Jika telah mendengar adzan maka bacalah "bismillah" dan makan 3 kurma tadi baru anda minum air yang anda sukai. Tapi jika tidak ada kurma maka hendaknya minum air putih dulu.

4. Setelah makan kurma dan minum air putih maka ucapkan doa berikut:

ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله

Dzahabazh zhoma-u wabtalatil ‘urûqu wa tsabatal ajru insyâ Allah | Artinya: Rasa haus telah hilang, kerongkongan telah basah, semoga pahala didapatkan. Insya Allah. (HR Abu Daud no 2357, Ad Daruquthni no 2/401)

Setelah itu jika anda ingin doa dgn doa2 yang lain maka silahkan dan perbanyaklah.
Dan selamat menikmati hidangan buka puasa.

5. Jangan lupa bahwa anda ada kewajiban shalat maghrib. Jadi jangan sampai terlambat untuk kaum pria untuk berjama'ah di masjid.

Semoga Allah ta'ala senantiasa memberi kekuatan kepada kita semua untuk menjalankan puasa dan amalan ibadah lainnya di bulan Ramadhan.

Follow @kajianislamchannel
Follow @kajianislamchannel

#instagram #islam #kajianislam #doa #bukapuasa #doabukapuasa #tatacarabukapuasa #ramadan #ramadhan #puasa #bulanpuasa #puasaramadan #puasaramadhan
@Regrann from @kajianislam - TATA CARA BERBUKA PUASA 1. Siapkan air putih atau kurma. Minimal kurma 3 biji atau lebih tapi ganjil jumlahnya. 2. Tunggu suara adzan magrib dan pastikan itu benar ada adzan maghrib. 3. Jika telah mendengar adzan maka bacalah "bismillah" dan makan 3 kurma tadi baru anda minum air yang anda sukai. Tapi jika tidak ada kurma maka hendaknya minum air putih dulu. 4. Setelah makan kurma dan minum air putih maka ucapkan doa berikut: ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله Dzahabazh zhoma-u wabtalatil ‘urûqu wa tsabatal ajru insyâ Allah | Artinya: Rasa haus telah hilang, kerongkongan telah basah, semoga pahala didapatkan. Insya Allah. (HR Abu Daud no 2357, Ad Daruquthni no 2/401) Setelah itu jika anda ingin doa dgn doa2 yang lain maka silahkan dan perbanyaklah. Dan selamat menikmati hidangan buka puasa. 5. Jangan lupa bahwa anda ada kewajiban shalat maghrib. Jadi jangan sampai terlambat untuk kaum pria untuk berjama'ah di masjid. Semoga Allah ta'ala senantiasa memberi kekuatan kepada kita semua untuk menjalankan puasa dan amalan ibadah lainnya di bulan Ramadhan. Follow @kajianislamchannel Follow @kajianislamchannel #instagram  #islam  #kajianislam  #doa  #bukapuasa  #doabukapuasa  #tatacarabukapuasa  #ramadan  #ramadhan  #puasa  #bulanpuasa  #puasaramadan  #puasaramadhan 
#Repost from @generasimudamuslim with @regram.app ... Bolehkah berhusnuzhan kepada pemerintah sekarang?
.
Kalau orang tersebut berupaya mendiskreditkan Islam dengan mengkriminalisasi ulama', membiarkan para pengkhianat bangsa berkeliaran berarti orang tersebut termasuk dalam kelompok munafiqun dan tidak boleh berhusnuzhan padanya. Allah menyuruh kita waspada dan menjauh darinya.
.
👳 Ustadz Abdul Somad, Lc. MA ( @ustadzabdulsomad )
Editor : @ibnu.alkaf

#ustadzabdulsomad #GenerasiMudaMuslim #abdulsomad #tafaqquh #dakwahislam #dakwahtauhid #kajianpku #tanyajawab #kajianislam #muslim #muslimah #bolehkah #husnuzon #kepada #pemerintan #sekarang
#Repost  from @generasimudamuslim with @regram.app ... Bolehkah berhusnuzhan kepada pemerintah sekarang? . Kalau orang tersebut berupaya mendiskreditkan Islam dengan mengkriminalisasi ulama', membiarkan para pengkhianat bangsa berkeliaran berarti orang tersebut termasuk dalam kelompok munafiqun dan tidak boleh berhusnuzhan padanya. Allah menyuruh kita waspada dan menjauh darinya. . 👳 Ustadz Abdul Somad, Lc. MA ( @ustadzabdulsomad ) Editor : @ibnu.alkaf #ustadzabdulsomad  #GenerasiMudaMuslim  #abdulsomad  #tafaqquh  #dakwahislam  #dakwahtauhid  #kajianpku  #tanyajawab  #kajianislam  #muslim  #muslimah  #bolehkah  #husnuzon  #kepada  #pemerintan  #sekarang 
TATA CARA BERBUKA PUASA

1. Siapkan air putih atau kurma. Minimal kurma 3 biji atau lebih tapi ganjil jumlahnya.

2. Tunggu suara adzan magrib dan pastikan itu benar ada adzan maghrib.

3. Jika telah mendengar adzan maka bacalah "bismillah" dan makan 3 kurma tadi baru anda minum air yang anda sukai. Tapi jika tidak ada kurma maka hendaknya minum air putih dulu.

4. Setelah makan kurma dan minum air putih maka ucapkan doa berikut:

ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله

Dzahabazh zhoma-u wabtalatil ‘urûqu wa tsabatal ajru insyâ Allah | Artinya: Rasa haus telah hilang, kerongkongan telah basah, semoga pahala didapatkan. Insya Allah. (HR Abu Daud no 2357, Ad Daruquthni no 2/401)

Setelah itu jika anda ingin doa dgn doa2 yang lain maka silahkan dan perbanyaklah.
Dan selamat menikmati hidangan buka puasa.

5. Jangan lupa bahwa anda ada kewajiban shalat maghrib. Jadi jangan sampai terlambat untuk kaum pria untuk berjama'ah di masjid.

Semoga Allah ta'ala senantiasa memberi kekuatan kepada kita semua untuk menjalankan puasa dan amalan ibadah lainnya di bulan Ramadhan.

Follow @kajianislamchannel
#instagram #islam #kajianislam #doa #bukapuasa #doabukapuasa #tatacarabukapuasa #ramadan #ramadhan #puasa #bulanpuasa #puasaramadan #puasaramadhan
TATA CARA BERBUKA PUASA 1. Siapkan air putih atau kurma. Minimal kurma 3 biji atau lebih tapi ganjil jumlahnya. 2. Tunggu suara adzan magrib dan pastikan itu benar ada adzan maghrib. 3. Jika telah mendengar adzan maka bacalah "bismillah" dan makan 3 kurma tadi baru anda minum air yang anda sukai. Tapi jika tidak ada kurma maka hendaknya minum air putih dulu. 4. Setelah makan kurma dan minum air putih maka ucapkan doa berikut: ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله Dzahabazh zhoma-u wabtalatil ‘urûqu wa tsabatal ajru insyâ Allah | Artinya: Rasa haus telah hilang, kerongkongan telah basah, semoga pahala didapatkan. Insya Allah. (HR Abu Daud no 2357, Ad Daruquthni no 2/401) Setelah itu jika anda ingin doa dgn doa2 yang lain maka silahkan dan perbanyaklah. Dan selamat menikmati hidangan buka puasa. 5. Jangan lupa bahwa anda ada kewajiban shalat maghrib. Jadi jangan sampai terlambat untuk kaum pria untuk berjama'ah di masjid. Semoga Allah ta'ala senantiasa memberi kekuatan kepada kita semua untuk menjalankan puasa dan amalan ibadah lainnya di bulan Ramadhan. Follow @kajianislamchannel #instagram  #islam  #kajianislam  #doa  #bukapuasa  #doabukapuasa  #tatacarabukapuasa  #ramadan  #ramadhan  #puasa  #bulanpuasa  #puasaramadan  #puasaramadhan 
#kajianislam #kuncinyaikhlas #shuffahbaitulmumin #langkahnyata

Buku Saku Ramadhan
- Artikel Momentum Ramadhan
- Panduan Zakat
- Lembar Mutabaah / Riyadhoh
- Jadwal Imsyak dan Shalat

Info : 089618204591 (latief)

Follow ⬇⬇⬇
@shuffahbaitulmumin
@shuffahbaitulmumin
adilah seperti bebek ketika menghadapi berbagai macam masalah dan tekanan
⠀⠀⠀⠀ ⠀⠀⠀⠀
Follow @nikah.barokah ⠀⠀⠀⠀
Follow @nikah.barokah ⠀⠀⠀⠀
Follow @nikah.barokah ⠀⠀⠀⠀ ⠀⠀⠀⠀
#Islam #kajianislam #nasihat #nasehat #renungan #masalah #ujian #cobaan #bebek #tenang #islam #ramadhan #bulan #puasa #pertama
Ustadz Subhan Bawazier

MENCICIPI MASAKAN SAAT PUASA

Diperbolehkan bagi orang yang puasa, baik lelaki maupun wanita, untuk mencicipi makanan jika ada kebutuhan. Bentuknya bisa dengan meletakkan makanan di ujung lidahnya, dirasakan, kemudian dikeluarkan, dan tidak ditelan sedikit pun

Di antara dalil yang menunjukkan hal ini adalah perkataan Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu, “Tidak mengapa seseorang yang sedang berpuasa mencicipi cuka atau sesuatu, selama tidak masuk sampai ke kerongkongan.” (HR. Ibnu Abi Syaibah dalam Mushonnaf no. 9277. Syaikh Albani dalam Irwa’ no. 937 mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, “Mencicipi makanan terlarang bagi orang yang tidak memiliki hajat, akan tetapi hal ini tidak membatalkan puasanya. Adapun untuk orang yang memiliki hajat, maka hukumnya seperti berkumur-kumur.” (Majmu’ Fatawa, 25/266-267, Maktabah Syamilah)

Imam Nawawi mengatakan, "Makruh bagi orang yang berpuasa mengunyah roti atau mencicipi kuah makanan. Jika sampai mencicipi dan tidak melewati tenggorokan maka puasanya tidak batal." (Al-Majmu' Syarah Al-Muhadzdab, jilid 6 hal. 354)

Imam Ahmad berkata, "Saya lebih menyukai seorang yang sedang berpuasa untuk menjauhkan diri dari mencicipi makanan. Tetapi jika sampai mencicipinya maka tidak apa apa." (Al-Mughni, jilid 3 hal.125)

Imam Ibnu Hazm berkata, "Mengunyah makanan atau mencicipinya selama tidak menelannya sampai ke tenggorokan maka hal itu tidak membatalkan puasa." (Al-Muhalla bil Atsar, jilid 4 hal. 350)

Jika orang yang puasa menelan makanan yang dicicipi karena tidak sengaja maka dia tidak wajib qadha, dan dia lanjutkan puasanya

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang lupa sedang ia dalam keadaan puasa lalu ia makan atau minum, maka hendaklah ia sempurnakan puasanya karena kala itu Allah yang memberi ia makan dan minum.” (HR. Bukhari: 1933 dan Muslim: 1155)

Termasuk dalam keumuman hadits diatas adalah menelan makanan tanpa disengaja.

Judul full kajian: tazkiyatun nafs pada bulan ramadhan

Simak video kajian islam lainnya di  @dakwah.vidgram

#yayanabuahmad
#kajianislam
#ramadhan_dv
Ustadz Subhan Bawazier MENCICIPI MASAKAN SAAT PUASA Diperbolehkan bagi orang yang puasa, baik lelaki maupun wanita, untuk mencicipi makanan jika ada kebutuhan. Bentuknya bisa dengan meletakkan makanan di ujung lidahnya, dirasakan, kemudian dikeluarkan, dan tidak ditelan sedikit pun Di antara dalil yang menunjukkan hal ini adalah perkataan Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu, “Tidak mengapa seseorang yang sedang berpuasa mencicipi cuka atau sesuatu, selama tidak masuk sampai ke kerongkongan.” (HR. Ibnu Abi Syaibah dalam Mushonnaf no. 9277. Syaikh Albani dalam Irwa’ no. 937 mengatakan bahwa hadits ini hasan) Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, “Mencicipi makanan terlarang bagi orang yang tidak memiliki hajat, akan tetapi hal ini tidak membatalkan puasanya. Adapun untuk orang yang memiliki hajat, maka hukumnya seperti berkumur-kumur.” (Majmu’ Fatawa, 25/266-267, Maktabah Syamilah) Imam Nawawi mengatakan, "Makruh bagi orang yang berpuasa mengunyah roti atau mencicipi kuah makanan. Jika sampai mencicipi dan tidak melewati tenggorokan maka puasanya tidak batal." (Al-Majmu' Syarah Al-Muhadzdab, jilid 6 hal. 354) Imam Ahmad berkata, "Saya lebih menyukai seorang yang sedang berpuasa untuk menjauhkan diri dari mencicipi makanan. Tetapi jika sampai mencicipinya maka tidak apa apa." (Al-Mughni, jilid 3 hal.125) Imam Ibnu Hazm berkata, "Mengunyah makanan atau mencicipinya selama tidak menelannya sampai ke tenggorokan maka hal itu tidak membatalkan puasa." (Al-Muhalla bil Atsar, jilid 4 hal. 350) Jika orang yang puasa menelan makanan yang dicicipi karena tidak sengaja maka dia tidak wajib qadha, dan dia lanjutkan puasanya Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang lupa sedang ia dalam keadaan puasa lalu ia makan atau minum, maka hendaklah ia sempurnakan puasanya karena kala itu Allah yang memberi ia makan dan minum.” (HR. Bukhari: 1933 dan Muslim: 1155) Termasuk dalam keumuman hadits diatas adalah menelan makanan tanpa disengaja. Judul full kajian: tazkiyatun nafs pada bulan ramadhan Simak video kajian islam lainnya di @dakwah.vidgram #yayanabuahmad  #kajianislam  #ramadhan_dv 
Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

لَوْلاَ أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِى لأَمَرْتُهُمْ بِالسِّوَاكِ عِنْدَ كُلِّ وُضُوءٍ “Seandainya tidak memberatkan umatku niscaya akan kuperintahkan mereka untuk menyikat gigi (bersiwak) setiap kali berwudhu.”[3]

Imam Al Bukhari membawakan hadits di atas (tanpa sanad) dalam judul Bab “Siwak basah dan kering bagi orang yang berpuasa”. Judul bab ini mengisyaratkan bahwa Imam Al Bukhari ingin menyanggah sebagian ulama (seperti ulama Malikiyah dan Asy Sya’bi) yang memakruhkan untuk bersiwak ketika berpuasa dengan siwak basah.[4]

Ibnu Taimiyah menjelaskan, “Adapun siwak (ketika berpuasa) maka itu dibolehkan tanpa ada perselisihan di antara para ulama. Akan tetapi, para ulama berselisih pendapat tentang makruhnya hal itu jika dilakukan setelah waktu zawal (matahari tergelincir ke barat). Ada dua pendapat yang masyhur dari Imam Ahmad dalam masalah ini. Namun yang tepat, tidak ada dalil syari’i yang mengkhususkan bahwa hal tersebut dimakruhkan. Padahal terdapat dalil-dalil umum yang membolehkan untuk bersiwak.”[5]

Penulis Tuhfatul Ahwadzi mengatakan, “Hadits-hadits yang semakna dengan di atas yang membicarakan keutamaan bersiwak adalah hadits mutlak yang menunjukkan bahwa siwak dibolehkan setiap saat. Inilah pendapat yang lebih tepat.”[6]

Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin mengatakan, “Yang benar adalah siwak  dianjurkan bagi orang yang berpuasa mulai dari awal hingga akhir siang.”[7]

Dalil yang menunjukkan mengenai keutamaan siwak adalah hadits ‘Aisyah. Dari ‘Aisyah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

السِّوَاكَ مَطْهَرَةٌ لِلْفَمِ مَرْضَاةٌ لِلرَّبِّ “Bersiwak itu akan membuat mulut bersih dan diridhoi oleh Allah.” Tapi kalau setau saya kalau menggosok gigi dengan pasta nya makruh hukumnya 😊
Sumber : https://rumaysho.com
#teladanrasul #teladanrasulullah #pecintaquran #pecintarasul #pecintarasulullah #tamansurga #tausiyahcinta #tausyiahku #tausiyahukhti #sahabatmuslimah #sesuaisunahnabi #salingmengingatkan #ramadhan2017 #ramadhan #turnbackquran #yukngaji #ustadadihidayat #adihidayat #akhyartv #negerisantri #infokajian #kajianislam #kajian #dakwah #negeriakhirat #pejuangsubuh #pemudahijrah
Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, لَوْلاَ أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِى لأَمَرْتُهُمْ بِالسِّوَاكِ عِنْدَ كُلِّ وُضُوءٍ “Seandainya tidak memberatkan umatku niscaya akan kuperintahkan mereka untuk menyikat gigi (bersiwak) setiap kali berwudhu.”[3] Imam Al Bukhari membawakan hadits di atas (tanpa sanad) dalam judul Bab “Siwak basah dan kering bagi orang yang berpuasa”. Judul bab ini mengisyaratkan bahwa Imam Al Bukhari ingin menyanggah sebagian ulama (seperti ulama Malikiyah dan Asy Sya’bi) yang memakruhkan untuk bersiwak ketika berpuasa dengan siwak basah.[4] Ibnu Taimiyah menjelaskan, “Adapun siwak (ketika berpuasa) maka itu dibolehkan tanpa ada perselisihan di antara para ulama. Akan tetapi, para ulama berselisih pendapat tentang makruhnya hal itu jika dilakukan setelah waktu zawal (matahari tergelincir ke barat). Ada dua pendapat yang masyhur dari Imam Ahmad dalam masalah ini. Namun yang tepat, tidak ada dalil syari’i yang mengkhususkan bahwa hal tersebut dimakruhkan. Padahal terdapat dalil-dalil umum yang membolehkan untuk bersiwak.”[5] Penulis Tuhfatul Ahwadzi mengatakan, “Hadits-hadits yang semakna dengan di atas yang membicarakan keutamaan bersiwak adalah hadits mutlak yang menunjukkan bahwa siwak dibolehkan setiap saat. Inilah pendapat yang lebih tepat.”[6] Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin mengatakan, “Yang benar adalah siwak  dianjurkan bagi orang yang berpuasa mulai dari awal hingga akhir siang.”[7] Dalil yang menunjukkan mengenai keutamaan siwak adalah hadits ‘Aisyah. Dari ‘Aisyah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, السِّوَاكَ مَطْهَرَةٌ لِلْفَمِ مَرْضَاةٌ لِلرَّبِّ “Bersiwak itu akan membuat mulut bersih dan diridhoi oleh Allah.” Tapi kalau setau saya kalau menggosok gigi dengan pasta nya makruh hukumnya 😊 Sumber : https://rumaysho.com #teladanrasul  #teladanrasulullah  #pecintaquran  #pecintarasul  #pecintarasulullah  #tamansurga  #tausiyahcinta  #tausyiahku  #tausiyahukhti  #sahabatmuslimah  #sesuaisunahnabi  #salingmengingatkan  #ramadhan2017  #ramadhan  #turnbackquran  #yukngaji  #ustadadihidayat  #adihidayat  #akhyartv  #negerisantri  #infokajian  #kajianislam  #kajian  #dakwah  #negeriakhirat  #pejuangsubuh  #pemudahijrah 
.
[NGAJI RAMADHAN]
[SURABAYA]

Jadwal Kajian Ramadhan Pengurus Wilayah NU Jawa Timur 2017
Ba'da dhuhur di Musholla PWNU Jawa Timur lt. 1
Untuk umum.
.
Mari bantu syiarkan Majelis Anda melalui tagar #JadwalPengajian atau tag @jadwalpengajian
.
#jadwalpengajian #jadwalmajlis #majlisilmu #pengajian #islamnusantara #islamramah #islamdamai #islamrahmatanlilalamin #kajianislam #kajiansunnah #kajianyuk #pemudaislam #dakwah #dakwahtauhid #dakwahislam #islamsantun #kajianaswaja #ahlussunnahwaljamaah #nahdlatululama #aisnusantara
. [NGAJI RAMADHAN] [SURABAYA] Jadwal Kajian Ramadhan Pengurus Wilayah NU Jawa Timur 2017 Ba'da dhuhur di Musholla PWNU Jawa Timur lt. 1 Untuk umum. . Mari bantu syiarkan Majelis Anda melalui tagar #JadwalPengajian  atau tag @jadwalpengajian . #jadwalpengajian  #jadwalmajlis  #majlisilmu  #pengajian  #islamnusantara  #islamramah  #islamdamai  #islamrahmatanlilalamin  #kajianislam  #kajiansunnah  #kajianyuk  #pemudaislam  #dakwah  #dakwahtauhid  #dakwahislam  #islamsantun  #kajianaswaja  #ahlussunnahwaljamaah  #nahdlatululama  #aisnusantara 
#Repost @dakwah.vidgram (@get_repost)
・・・
Ustadz Firanda Andirja

BULAN KESABARAN

Imam Ibnu Rajab Al Hambali mengatakan, ”Puasa adalah bagian dari kesabaran.” Mengenai ganjaran orang yang bersabar, Allah Ta’ala berfirman, “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az Zumar: 10)

Sabar itu ada tiga macam yaitu:

1- Sabar dalam melakukan ketaatan kepada Allah,
2- Sabar dalam meninggalkan yang haram 
3- Sabar dalam menghadapi takdir yang terasa menyakitkan.

Ketiga macam bentuk sabar ini, semuanya terdapat dalam amalan puasa. Dalam puasa tentu saja di dalamnya ada bentuk melakukan ketaatan, menjauhi hal-hal yang diharamkan, juga dalam puasa seseorang berusaha bersabar dari hal-hal yang menyakitkan seperti menahan diri dari rasa lapar, dahaga, dan lemahnya badan. Itulah mengapa amalan puasa bisa meraih pahala tak terhingga sebagaimana sabar. (Lihat Lathoiful Ma’arif karya Ibnu Rajab, hal. 268-269)

Judul full kajian: syarah kitab as-siyam

Simak video kajian islam lainnya di  @dakwah.vidgram

#yayanabuahmad
#kajianislam
#ramadhan_dv
#Repost  @dakwah.vidgram (@get_repost) ・・・ Ustadz Firanda Andirja BULAN KESABARAN Imam Ibnu Rajab Al Hambali mengatakan, ”Puasa adalah bagian dari kesabaran.” Mengenai ganjaran orang yang bersabar, Allah Ta’ala berfirman, “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az Zumar: 10) Sabar itu ada tiga macam yaitu: 1- Sabar dalam melakukan ketaatan kepada Allah, 2- Sabar dalam meninggalkan yang haram 3- Sabar dalam menghadapi takdir yang terasa menyakitkan. Ketiga macam bentuk sabar ini, semuanya terdapat dalam amalan puasa. Dalam puasa tentu saja di dalamnya ada bentuk melakukan ketaatan, menjauhi hal-hal yang diharamkan, juga dalam puasa seseorang berusaha bersabar dari hal-hal yang menyakitkan seperti menahan diri dari rasa lapar, dahaga, dan lemahnya badan. Itulah mengapa amalan puasa bisa meraih pahala tak terhingga sebagaimana sabar. (Lihat Lathoiful Ma’arif karya Ibnu Rajab, hal. 268-269) Judul full kajian: syarah kitab as-siyam Simak video kajian islam lainnya di @dakwah.vidgram #yayanabuahmad  #kajianislam  #ramadhan_dv 
Menyegerakan berbuka puasa.
Menyegerakan berbuka puasa.
kajianislam TATA CARA BERBUKA PUASA 1. Siapkan air putih atau kurma. Minimal kurma 3 biji atau lebih tapi ganjil jumlahnya. 2. Tunggu suara adzan magrib dan pastikan itu benar ada adzan maghrib. 3. Jika telah mendengar adzan maka bacalah "bismillah" dan makan 3 kurma tadi baru anda minum air yang anda sukai. Tapi jika tidak ada kurma maka hendaknya minum air putih dulu. 4. Setelah makan kurma dan minum air putih maka ucapkan doa berikut: ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله Dzahabazh zhoma-u wabtalatil ‘urûqu wa tsabatal ajru insyâ Allah | Artinya: Rasa haus telah hilang, kerongkongan telah basah, semoga pahala didapatkan. Insya Allah. (HR Abu Daud no 2357, Ad Daruquthni no 2/401) Setelah itu jika anda ingin doa dgn doa2 yang lain maka silahkan dan perbanyaklah. Dan selamat menikmati hidangan buka puasa. 5. Jangan lupa bahwa anda ada kewajiban shalat maghrib. Jadi jangan sampai terlambat untuk kaum pria untuk berjama'ah di masjid. Semoga Allah ta'ala senantiasa memberi kekuatan kepada kita semua untuk menjalankan puasa dan amalan ibadah lainnya di bulan Ramadhan. Follow @kajianislamchannel Follow @kajianislamchannel #instagram #islam #kajianislam #doa #bukapuasa #doabukapuasa #tatacarabukapuasa #ramadan #ramadhan #puasa #bulanpuasa #puasaramadan #puasaramadhan
kajianislam TATA CARA BERBUKA PUASA 1. Siapkan air putih atau kurma. Minimal kurma 3 biji atau lebih tapi ganjil jumlahnya. 2. Tunggu suara adzan magrib dan pastikan itu benar ada adzan maghrib. 3. Jika telah mendengar adzan maka bacalah "bismillah" dan makan 3 kurma tadi baru anda minum air yang anda sukai. Tapi jika tidak ada kurma maka hendaknya minum air putih dulu. 4. Setelah makan kurma dan minum air putih maka ucapkan doa berikut: ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله Dzahabazh zhoma-u wabtalatil ‘urûqu wa tsabatal ajru insyâ Allah | Artinya: Rasa haus telah hilang, kerongkongan telah basah, semoga pahala didapatkan. Insya Allah. (HR Abu Daud no 2357, Ad Daruquthni no 2/401) Setelah itu jika anda ingin doa dgn doa2 yang lain maka silahkan dan perbanyaklah. Dan selamat menikmati hidangan buka puasa. 5. Jangan lupa bahwa anda ada kewajiban shalat maghrib. Jadi jangan sampai terlambat untuk kaum pria untuk berjama'ah di masjid. Semoga Allah ta'ala senantiasa memberi kekuatan kepada kita semua untuk menjalankan puasa dan amalan ibadah lainnya di bulan Ramadhan. Follow @kajianislamchannel Follow @kajianislamchannel #instagram  #islam  #kajianislam  #doa  #bukapuasa  #doabukapuasa  #tatacarabukapuasa  #ramadan  #ramadhan  #puasa  #bulanpuasa  #puasaramadan  #puasaramadhan 
Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal

LARANGAN MENDEKATI ZINA

Allah berfirman, “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al-Isro’: 32)

PERINTAH MENUNDUKKAN PANDANGAN

Allah berfirman, “Katakanlah kepada laki–laki yang beriman: Hendaklah mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya.” (QS. An-Nuur: 30)

Allah juga berfirman, “Katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menundukkan pandangannya, dan kemaluannya.” (QS. An -Nuur: 31)

LARANGAN BERDUA-DUAAN TANPA MAHROM

Rasulullah bersabda, “Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita kecuali jika bersama mahromnya.” (HR. Bukhari no. 5233)

LARANGAN MENYENTUH WANITA NON MAHROM

Rasulullah bersabda, “Sungguh jika kepala seorang laki-laki ditusuk dengan jarum dari besi lebih baik baginya dari pada dia menyentuh seorang perempuan yang tidak halal baginya.“ (HR. ath-Thabarani dalam al-Mu’jamul Kabiir no. 486 dan dinyatakan hasan oleh Syaikh al-Albani dalam Silsilatul ahaadiitsish shahiihah no. 226)

PACARAN BIANG KERUSAKAN DAN KEHANCURAN

Imam Ibnul Qayyim berkata: “Tidak diragukan lagi bahwa membiarkan kaum perempuan bercampur (bergaul) bebas dengan kaum laki-laki adalah biang segala bencana dan kerusakan, bahkan ini termasuk penyebab utama terjadinya berbagai melapetaka yang merata." Abdullah bin Mas’ud berkata: “Jika perbuatan zina telah nampak (tersebar) di suatu negeri maka Allah akan membinasakan negeri tersebut.” (Ath-Thuruqul hukmiyyah” hal. 407-408)

MENINJAU FENOMENA PACARAN

Setelah memaparkan dalil-dalil di atas, jika kita meninjau fenomena pacaran saat ini pasti ada perbuatan-perbuatan yang dilarang di atas.

So … stop pacaran! Tempuh jalan yang halal. Cukup ta’aruf (perkenalan dalam waktu singkat) ketika ingin serius nikah, lantas datang ke rumah ortu untuk lamaran, dan langsungkanlah segera pernikahan, jangan tunda-tunda. Lebih cepat, lebih baik!

Judul full kajian: riyadhus sholihin : doa ketika sujud dan taubat dari pacar

Simak video kajian islam lainnya di  @dakwah.vidgram

#yayanabuahmad
#kajianislam

Repost : @dakwah.vidgram
Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal LARANGAN MENDEKATI ZINA Allah berfirman, “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al-Isro’: 32) PERINTAH MENUNDUKKAN PANDANGAN Allah berfirman, “Katakanlah kepada laki–laki yang beriman: Hendaklah mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya.” (QS. An-Nuur: 30) Allah juga berfirman, “Katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menundukkan pandangannya, dan kemaluannya.” (QS. An -Nuur: 31) LARANGAN BERDUA-DUAAN TANPA MAHROM Rasulullah bersabda, “Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita kecuali jika bersama mahromnya.” (HR. Bukhari no. 5233) LARANGAN MENYENTUH WANITA NON MAHROM Rasulullah bersabda, “Sungguh jika kepala seorang laki-laki ditusuk dengan jarum dari besi lebih baik baginya dari pada dia menyentuh seorang perempuan yang tidak halal baginya.“ (HR. ath-Thabarani dalam al-Mu’jamul Kabiir no. 486 dan dinyatakan hasan oleh Syaikh al-Albani dalam Silsilatul ahaadiitsish shahiihah no. 226) PACARAN BIANG KERUSAKAN DAN KEHANCURAN Imam Ibnul Qayyim berkata: “Tidak diragukan lagi bahwa membiarkan kaum perempuan bercampur (bergaul) bebas dengan kaum laki-laki adalah biang segala bencana dan kerusakan, bahkan ini termasuk penyebab utama terjadinya berbagai melapetaka yang merata." Abdullah bin Mas’ud berkata: “Jika perbuatan zina telah nampak (tersebar) di suatu negeri maka Allah akan membinasakan negeri tersebut.” (Ath-Thuruqul hukmiyyah” hal. 407-408) MENINJAU FENOMENA PACARAN Setelah memaparkan dalil-dalil di atas, jika kita meninjau fenomena pacaran saat ini pasti ada perbuatan-perbuatan yang dilarang di atas. So … stop pacaran! Tempuh jalan yang halal. Cukup ta’aruf (perkenalan dalam waktu singkat) ketika ingin serius nikah, lantas datang ke rumah ortu untuk lamaran, dan langsungkanlah segera pernikahan, jangan tunda-tunda. Lebih cepat, lebih baik! Judul full kajian: riyadhus sholihin : doa ketika sujud dan taubat dari pacar Simak video kajian islam lainnya di @dakwah.vidgram #yayanabuahmad  #kajianislam  Repost : @dakwah.vidgram
#Rensta #Repost: @kajianislam via @renstapp ···
“ TATA CARA BERBUKA PUASA

1. Siapkan air putih atau kurma. Minimal kurma 3 biji atau lebih tapi ganjil jumlahnya.

2. Tunggu suara adzan magrib dan pastikan itu benar ada adzan maghrib.

3. Jika telah mendengar adzan maka bacalah "bismillah" dan makan 3 kurma tadi baru anda minum air yang anda sukai. Tapi jika tidak ada kurma maka hendaknya minum air putih dulu.

4. Setelah makan kurma dan minum air putih maka ucapkan doa berikut:

ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله

Dzahabazh zhoma-u wabtalatil ‘urûqu wa tsabatal ajru insyâ Allah | Artinya: Rasa haus telah hilang, kerongkongan telah basah, semoga pahala didapatkan. Insya Allah. (HR Abu Daud no 2357, Ad Daruquthni no 2/401)

Setelah itu jika anda ingin doa dgn doa2 yang lain maka silahkan dan perbanyaklah.
Dan selamat menikmati hidangan buka puasa.

5. Jangan lupa bahwa anda ada kewajiban shalat maghrib. Jadi jangan sampai terlambat untuk kaum pria untuk berjama'ah di masjid.

Semoga Allah ta'ala senantiasa memberi kekuatan kepada kita semua untuk menjalankan puasa dan amalan ibadah lainnya di bulan Ramadhan.

Follow @kajianislamchannel
Follow @kajianislamchannel

#instagram #islam #kajianislam #doa #bukapuasa #doabukapuasa #tatacarabukapuasa #ramadan #ramadhan #puasa #bulanpuasa #puasaramadan #puasaramadhan ”
#Rensta  #Repost : @kajianislam via @renstapp ··· “ TATA CARA BERBUKA PUASA 1. Siapkan air putih atau kurma. Minimal kurma 3 biji atau lebih tapi ganjil jumlahnya. 2. Tunggu suara adzan magrib dan pastikan itu benar ada adzan maghrib. 3. Jika telah mendengar adzan maka bacalah "bismillah" dan makan 3 kurma tadi baru anda minum air yang anda sukai. Tapi jika tidak ada kurma maka hendaknya minum air putih dulu. 4. Setelah makan kurma dan minum air putih maka ucapkan doa berikut: ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله Dzahabazh zhoma-u wabtalatil ‘urûqu wa tsabatal ajru insyâ Allah | Artinya: Rasa haus telah hilang, kerongkongan telah basah, semoga pahala didapatkan. Insya Allah. (HR Abu Daud no 2357, Ad Daruquthni no 2/401) Setelah itu jika anda ingin doa dgn doa2 yang lain maka silahkan dan perbanyaklah. Dan selamat menikmati hidangan buka puasa. 5. Jangan lupa bahwa anda ada kewajiban shalat maghrib. Jadi jangan sampai terlambat untuk kaum pria untuk berjama'ah di masjid. Semoga Allah ta'ala senantiasa memberi kekuatan kepada kita semua untuk menjalankan puasa dan amalan ibadah lainnya di bulan Ramadhan. Follow @kajianislamchannel Follow @kajianislamchannel #instagram  #islam  #kajianislam  #doa  #bukapuasa  #doabukapuasa  #tatacarabukapuasa  #ramadan  #ramadhan  #puasa  #bulanpuasa  #puasaramadan  #puasaramadhan  ”
#Repost @dakwah.vidgram (@get_repost)
・・・
Ustadz Abu Yahya Badrusalam

HIDANGAN TERBAIK KETIKA SAHUR

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Sebaik-baik sahurnya orang mukmin adalah kurma." (HR. Abu Daud: 2345, Ibnu Hibban: 3475 dan dishahihkan al-Albani dan Syuaib al-Arnauth)

Yang dimaksud kurma disini adalah kurma kering. Dan umumnya kurma yang beredar di tempat Indonesia sudah kering, berwarna hitam

Hadits di atas menunjukkan keistimewaan dan anjuran untuk makan sahur dengan kurma.

MENGAPA KURMA ?

Mula Ali al-Qori (ulama madzhab hanafi) menukil keterangan at-Thibi, Dianjurkan menggunakan kurma di waktu sahur, karena sahur sendiri adalah keberkahan. Dan dikhususkan kurma, sehingga menjadi keberkahan bertumpuk keberkahan. Apabila kalian berbuka, hendaknya dia berbuka dengan kurma, karena kurma itu berkah. Sehingga mengawali buka dengan berkah, dan ujungnya juga berkah. (Mirqah al-Mafatih, 6/306)

Kurma lebih unggul dari makanan lain yang mengandung gula. Hal ini juga didukung bukti, yaitu segelas air yang mengandung glukosa akan diserap tubuh dalam waktu 20-30 menit, tetapi gula yang terkandung dalam kurma baru habis terserap dalam tempo 45-60 menit. Maka, orang yang makan cukup banyak kurma pada waktu sahur akan menjadi segar dan tahan lapar, sebab bahan ini juga kaya dengan serat. (Sebagaimana penjelasan Dr David Conning, Direktur Jenderal British Nutrition Foundation. Dinukil dari makalah kesehatan dari Pusat Kesehatan Universitas Utara Malaysia yang diambil dari www.medic.uum.ed)

Judul full kajian: amalan-amalan di bulan ramadhan

Simak video kajian islam lainnya di  @dakwah.vidgram

#yayanabuahmad #kajianislam #ramadhan_dv #dakwah #islam #muslim #moslem #muslimin #muslimah #puasa #fasting #shaum #ramadhan #romadhon #kuningan #indonesia #sahur
#Repost  @dakwah.vidgram (@get_repost) ・・・ Ustadz Abu Yahya Badrusalam HIDANGAN TERBAIK KETIKA SAHUR Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Sebaik-baik sahurnya orang mukmin adalah kurma." (HR. Abu Daud: 2345, Ibnu Hibban: 3475 dan dishahihkan al-Albani dan Syuaib al-Arnauth) Yang dimaksud kurma disini adalah kurma kering. Dan umumnya kurma yang beredar di tempat Indonesia sudah kering, berwarna hitam Hadits di atas menunjukkan keistimewaan dan anjuran untuk makan sahur dengan kurma. MENGAPA KURMA ? Mula Ali al-Qori (ulama madzhab hanafi) menukil keterangan at-Thibi, Dianjurkan menggunakan kurma di waktu sahur, karena sahur sendiri adalah keberkahan. Dan dikhususkan kurma, sehingga menjadi keberkahan bertumpuk keberkahan. Apabila kalian berbuka, hendaknya dia berbuka dengan kurma, karena kurma itu berkah. Sehingga mengawali buka dengan berkah, dan ujungnya juga berkah. (Mirqah al-Mafatih, 6/306) Kurma lebih unggul dari makanan lain yang mengandung gula. Hal ini juga didukung bukti, yaitu segelas air yang mengandung glukosa akan diserap tubuh dalam waktu 20-30 menit, tetapi gula yang terkandung dalam kurma baru habis terserap dalam tempo 45-60 menit. Maka, orang yang makan cukup banyak kurma pada waktu sahur akan menjadi segar dan tahan lapar, sebab bahan ini juga kaya dengan serat. (Sebagaimana penjelasan Dr David Conning, Direktur Jenderal British Nutrition Foundation. Dinukil dari makalah kesehatan dari Pusat Kesehatan Universitas Utara Malaysia yang diambil dari www.medic.uum.ed) Judul full kajian: amalan-amalan di bulan ramadhan Simak video kajian islam lainnya di @dakwah.vidgram #yayanabuahmad  #kajianislam  #ramadhan_dv  #dakwah  #islam  #muslim  #moslem  #muslimin  #muslimah  #puasa  #fasting  #shaum  #ramadhan  #romadhon  #kuningan  #indonesia  #sahur 
Ustadz Khalid Basalamah

PANEN PAHALA DI BULAN RAMADHAN

Bulan Ramadhan adalah kesempatan menuai pahala melimpah. Banyak amalan yang bisa dilakukan ketika itu agar menuai ganjaran yang luar biasa. Dengan memberi sesuap nasi, secangkir teh, segelas air mineral, secuil kurma atau snack yang menggiurkan, itu pun bisa menjadi ladang pahala. Maka sudah sepantasnya kesempatan tersebut tidak terlewatkan.

Inilah janji pahala yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebutkan, “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi: 807, Ibnu Majah: 1746, dan Ahmad: 5/192. Syaikh Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Al Munawi menjelaskan bahwa memberi makan buka puasa di sini boleh jadi dengan makan malam, atau dengan kurma. Jika tidak bisa dengan itu, maka bisa pula dengan seteguk air. (Faidul Qodhir, 6/243)

Imam Ath Thobari menerangkan, “Barangsiapa yang menolong seorang mukmin dalam beramal kebaikan, maka orang yang menolong tersebut akan mendapatkan pahala semisal pelaku kebaikan tadi. Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi kabar bahwa orang yang mempersiapkan segala perlengkapan perang bagi orang yang ingin berperang, maka ia akan mendapatkan pahala berperang. Begitu pula orang yang memberi makan buka puasa atau memberi kekuatan melalui konsumsi makanan bagi orang yang berpuasa, maka ia pun akan mendapatkan pahala berpuasa.” (Syarh Ibnu Baththol, 9/65)

Judul full kajian: dahsyatnya ramadhan

Simak video kajian islam lainnya di  @dakwah.vidgram

#yayanabuahmad
#kajianislam
#ramadhan_dv
Ustadz Khalid Basalamah PANEN PAHALA DI BULAN RAMADHAN Bulan Ramadhan adalah kesempatan menuai pahala melimpah. Banyak amalan yang bisa dilakukan ketika itu agar menuai ganjaran yang luar biasa. Dengan memberi sesuap nasi, secangkir teh, segelas air mineral, secuil kurma atau snack yang menggiurkan, itu pun bisa menjadi ladang pahala. Maka sudah sepantasnya kesempatan tersebut tidak terlewatkan. Inilah janji pahala yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebutkan, “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi: 807, Ibnu Majah: 1746, dan Ahmad: 5/192. Syaikh Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih) Al Munawi menjelaskan bahwa memberi makan buka puasa di sini boleh jadi dengan makan malam, atau dengan kurma. Jika tidak bisa dengan itu, maka bisa pula dengan seteguk air. (Faidul Qodhir, 6/243) Imam Ath Thobari menerangkan, “Barangsiapa yang menolong seorang mukmin dalam beramal kebaikan, maka orang yang menolong tersebut akan mendapatkan pahala semisal pelaku kebaikan tadi. Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi kabar bahwa orang yang mempersiapkan segala perlengkapan perang bagi orang yang ingin berperang, maka ia akan mendapatkan pahala berperang. Begitu pula orang yang memberi makan buka puasa atau memberi kekuatan melalui konsumsi makanan bagi orang yang berpuasa, maka ia pun akan mendapatkan pahala berpuasa.” (Syarh Ibnu Baththol, 9/65) Judul full kajian: dahsyatnya ramadhan Simak video kajian islam lainnya di @dakwah.vidgram #yayanabuahmad  #kajianislam  #ramadhan_dv